Home Politik

11 Perempuan Menuju DPRD Sulteng

630
Sri Indraningsih Lalusu, Nilam Sari Lawira dan Zalzulmida Djanggola. (Foto: Ist)

  • Tiga Orang Peraih Suara Terbesar

Palu, Metrosulawesi.id – Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 lalu menghasilkan 11 orang perempuan terpilih menjadi anggota DPRD Sulawesi Tengah, setelah 11 orang itu menjadi peraih suara terbanyak diinternal partai politik yang dinyatakan memiliki kursi ke DPRD Sulawesi Tengah.

Dari 11 perempuan yang terpilih itu, empat orang diantaranya adalah petahana sementara 7 lainnya merupakan pendatang baru di DPRD Sulawesi Tengah. capain 11 orang itu mengisi 25% kursi legislator Sulawesi Tengah.

Di Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tengah 1 (kota Palu), Wiwik Jumatul Rof’ah dari PKS menjadi satu-satunya perempuan yang terpilih mewakili masyarakat Kota Palu. Wiwik meraih suara pribadi 7.203 mengalahkan ketua DPW PKS Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyudin.

Di Dapil Sulawesi Tengah 2 (Kabupaten Parigi Moutong), nama Zalzulmida Djanggola kembali terpilih sebagai anggota DPRD Sulawesi Tengah. Zalzulmida bahkan mempertahankan perolehan suara terbanyak dari Dapil tersebut. Selain Zalzulmida, Parimo juga akan diwakili Rahmawati M Nur dari PKB. Sekretaris DPW PKB Sulawesi Tengah itu menjadi perempuan kedua di Parimo yang meraih suara terbanyak.

Di Dapil Sulawesi Tengah 3 (Kabupaten Tolitoli-Buol), Fairus Husen Maskati dan Halima Ladoali merupakan dua perempuan yang bakal memperjuangkan aspirasi masyarakat di dua kabupaten itu ditingkat DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Fairus terpilih dari PPP sedangkan Halima Ladoali dari Hanura dan merupakan caleg petahana.

Di Dapil Sulawesi Tengah 4 (Kabupaten Banggai, Bangkep dan Balut) terdapat tiga orang perempuan dari delapan kursi yang diperebutkan. Sri Indraningsih Lalusu dari PDIP menjadi perempuan dengan perolehan suara terbesar yakni 20.306 suara dan merupakan caleg yang duduk di DPRD Sulawesi Tengah dengan capaian paling besar dari seluruh caleg yang ada. Winiar Hidayat Lamakarate dari Gerindra menjadi perempuan kedua dari Dapil empat yang terpilih sebagai legislator tingkat provinsi dan Sri Atun dari PKS menjadi perempuan ketiga yang akan membawa aspirasi masyarakat di Banggai Raya.

Di Dapil Sulawesi Tengah 5 (Kabupaten Poso, Touna, Morowali dan Morut), nama Ellen Esther Pelealu menjadi satu-satunya perempuan yang meraih kursi dari 10 kursi yang disediakan. Maju lewat partai Demokrat, Ellen mampu meraih suara tebesar diinternal Demokrat. Ketua DPRD Kabupaten Poso itu mengalahkan dua caleg petahana Demokrat yakni Akram Kamaruddin dan Wiwiet Kurniawati.

Sedangkan di Dapil Sulawesi Tengah 6 (Kabupaten Donggala-Sigi), Nilam Sari Lawira, menjadi kampiun dari Dapil enam setelah meraih suara 19.858 suara. Maju lewat partai Nasdem, Nilam Sari mampu mengantarkan Nasdem sebagai pemenang didua kabupaten tersebut. Nilam Sari disebut-sebut calon terkuat Ketua DPRD Sulawesi Tengah setelah Nasdem menjadi peraih suara terbanyak dengan mendapatkan tujuh kursi.

Masih di Dapil 6, Demokrat juga mengirimkan wakil perempuannya ke Parlemen yakni Marlela Dg Sute. Menempati kursi terakhir, Marlela kembali terpilih sebagai anggota dewan mewakili masyarakat Donggala-Sigi.

Datang dari latar belakang berbeda, menarik menunggu kiprah ke-11 perempuan itu di DPRD Sulawesi Tengah.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas