Home Palu Molibu SMPN 1 Palu Bantu Siswa Pengidap Kanker Tulang

Molibu SMPN 1 Palu Bantu Siswa Pengidap Kanker Tulang

147
FOTO BERSAMA - Sejumlah orang tua siswa yang tergabung di Molibu SMPN 1 Palu saat menyerahkan bantuan kepada Sabita Alfianti, siswa mengidap penyakit kanker tulang belum lama ini. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Molibu SMP Negeri 1 Palu belum lama ini memberikan bantuan kepada Sabita Alfianti, siswi yang duduk di kelas VII G. Sabita Alfianti divonis mengidap penyakit kanker tulang, sehingga kakinya diamputasi.

Kepala SMPN 1 Palu Farida Batjo mengaku, sangat memberi apresiasi kepada para orang tua siswa yang tergabung di Molibu SMPN 1 Palu yang telah membantu siswinya yang sakit.

“Kegiatan ini bagi saya sangat terpuji, kami melihat bahwa Molibu ini semakin hari semakin peduli dengan keadaan atau lingkungan SMPN 1 Palu,” kata Farida di Palu, Senin, 20 Mei 2019.

Farida mengatakan, aksi peduli Sabita Alfianti yang mengidap penyakit kanker ini dipelopori langsung oleh orang tua siswa.

“Alhamdulillah kemarin para orang tua telah menyerahkan bantuan berupa uang sekitar Rp5 jutaan. Bantuan ini tidak akan terputus untuk Sabita Alfianti, saya pastikan bantuan tetap terus berjalan. Jika ada bantuan yang terkumpul lagi, maka kami langsung membawanya ke Sabita untuk dana keperluannya dalam berobat,” ujarnya.

Kata dia, Molibu terbentuk tidak hanya untuk memudahkan orang tua mengawasi anaknya di sekolah dan mendorong terciptanya kelas yang nyaman, namun Molibu dibentuk juga untuk menciptakan rasa saling peduli dan saling memberi motivasi (semangat).

Farida Batjo. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

“Karakter peserta didik dapat terbentuk apabila orang tuanya yang membangun karakter itu dengan mencontohkan kepada anaknya,” katanya.

Farida mengatakan, Sabita Alfianti ini memang sudah lama mengalami sakit, namun pihak sekolah baru mengetahui jika Sabita mengidap kanker tulang.

“Sebenarnya niat belajar Sabita tidak pernah putus, bahkan menurut orang tuanya, di Rumah Sakit (RS), Sabita tetap belajar. Sekolah telah memberikan kebijakan kepada Sabita agar istirahat dulu, jika misalnya sudah pulih, SMPN 1 Palu tetap menerimanya,” ujar Farida.

Meskipun kata Farida, Sabita ini tidak belajar di sekolah, namun semangat belajarnya tetap terlihat, karena teman-temanya terus memberikan motivasi.

“Sikap peduli inilah yang saya ingin bangun di SMPN 1 Palu, karena pendidikan yang hakiki sebenarnya saling membantu sesama. Di pendidikan itu bukan hanya nilai yang di kejar, tetapi yang ingin dilihat adalah bagaimana karakter siswa dapat terbentuk,” ungkapnya.

Farida pun sangat bertermikasih kepada Molibu yang telah membantu siswa SMPN 1 Palu.

“Semoga kegiatan ini terus berjalan,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here