Home Palu

Bantu Saudara, Tinggalkan Isu “Perang Badar”

274
SAMBUTAN - Walikota Palu, Hidayat M.Si saat menyampaikan arahannya pada acara pelepasan Tim Silaturahmi Ramadhan 1440 Hijriah Pemerintah Kota Palu di kediamannya, Senin, 13 Mei 2019. (Foto: Humas Pemkot)

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam arahannya pada acara pelepasan Tim Silaturahmi Ramadhan 1440 Hijriah Pemerintah Kota Palu, Senin, 13 Mei 2019, Walikota Palu, Hidayat M.Si menekankan pentingnya menjaga persatuan usai Pemilu 2019. Hentikan gontok-gontokan.

“Pasca Pemilu Serentak 2019 ini terdapat gonjang-ganjing yang timbul akibat provokasi dari pihak-pihak tertentu. Yang harus dibangun saat ini, usai penetapan KPU 22 Mei 2019 yang bertepatan dengan 17 Ramadan 1440 Hijriah mendatang bukanlah gontok-gontokan (berbantahan),” tegasnya.

“Masih ada 40 ribu jiwa lebih yang saat ini menunggu kita semua, mereka kehilangan lapangan kerja, harta, bahkan keluarga. Ini yang harus jadi perhatian kita di Kota Palu,” ungkap Wali kota Hidayat.

Walikota Hidayat menegaskan, isu “Perang Badar” yang berkembang pasca penetapan KPU tidaklah benar akan terjadi di Kota Palu.

“Karena kita masih ingin membantu saudara dan keluarga kita yang terdampak parah bencana 28 September 2018 silam,” katanya.

Oleh karena itu, Walikota Hidayat berharap kehadiran para Mubaligh yang menjadi Tim Silaturahmi Ramadhan Pemkot Palu akan membawa kesejukan di tengah-tengah masyarakat.

“Saya kira para Mubaligh bisa membahasakannya dalam bahasa agama, sehingga kehadiran kita di tengah-tengah masyarakat membawa kesejukan bahkan kedamaian,” harapnya.

Jumlah Mubaligh yang akan diturunkan Pemkot Palu sebanyak 35 orang, dan akan berceramah di 140 masjid se-kota Palu mulai 16 – 20 Mei 2019.

Sebelumnya, Gubernur Sulteng H Longki Djanggola juga mengimbau masyarakat muslim fokus melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1440 Hijriah. Momen Ramadan harus dijadikan refleksi atas berbagai bencana yang melanda Sulawesi Tengah.

“Saya sebagai Gubernur Sulawesi Tengah dalam menghadapi bulan suci Ramadan mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya umat Islam, mari lebih fokus melaksanakan ibadah puasa,” ujar Longki di Palu beberapa waktu lalu.

Ajakan itu disampaikan gubernur agar masyarakatnya benar-benar fokus melaksanakan ibadah puasa. Terkait Pilres dan Pileg, gubernur mengajak masyarakat bersabar menunggu pengumuman resmi KPU RI pada 22 Mei.

“Terkait Pilpres dan Pileg itu persoalan kedua, kita menunggu pengumuman pada 22 Mei yang akan datang,” ucapnya.

Gubernur juga mengajak masyarakat agar terus mengedepankan persaudaraan, persatuan dan kesatuan serta keamanan. Masyarakat diharap jangan mudah terprovokasi, dihasut dan dipecah belah serta diadu domba pihak-pihak yang tidak bettanggungjawab.

“Apalagi kita masyarakat di empat kabupaten Sulawesi Tengah baru tertimpa bencana, jadi saya mohon dengan sangat agar fokus ibadah. Apapun yang terjadi dengan hasil Pipres dan Pileg, sesuai ketentuan Perundang-Undangan mari kita terima dengan lapang dada,” tutur gubernur.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas