Home Palu

Tunjangan Tahap II Cair Sebelum Lebaran

410
Imam Sutarto. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

  • Untuk Guru Korban Bencana Pasigala

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Imam Sutarto mengungkapkan tunjangan khusus tahap II yang diberikan kepada guru terdampak bencana di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala) diupayakan sepekan sebelum lebaran Hari Raya Idul Fitri 1440 H sudah cair.

“Informasi terakhir kami dapat dari Kemendikbud RI, Insya Allah paling lama sepekan sebelum lebaran sudah akan dicairkan. Olehnya itu kami berharap para guru tetap bersabar karena masih harus melalui proses administrasi,” kata Imam di ruang kerjanya, Jumat, 17 Mei 2019.

Imam mengatakan untuk tunjangan khusus tahap II, Disdikbud Palu kali ini mengajukan usulan baru dengan menyisir semua sekolah, tetapi dengan catatan guru-guru yang masuk datanya di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Kami mengusulkan jumlah guru yang menerima dana tunjangan khusus tahap II ini sebanyak-banyaknya, tetapi kewenangan untuk menverifikasi data itu dari Kemendikbud RI. Namun kami tetap berharap apa kita usulkan bisa keluar semua, data terakhir yang diusulkan ke Kemendikbud itu sebanyak 492 orang,” jelas Imam.

Kata Imam, guru yang terdampak menerima tunjangan khusus tahap II di wilayah Pasigala ini. memang jumlahnya begitu signifikan sekitar 5 ribu orang.

“Memang ada beberapa guru seperti Biromaru ada lima kecamatan tidak dapat tunjangan tahap pertama itu, namun di Kota Palu presentasenya sudah mencapai 89 persen, sehingga hampir semua guru di Palu menerima dana tunjangan tersebut,” katanya.

Olehnya itu Imam berharap, usulan-usulan baru yang diajukan ke Kemendikbud RI, bisa terakomodir semuanya karena dana itu akan dibayarkan sekaligus dua TW.

“Khusus untuk guru yang diusulkan akan tahap kedua itu akan dibayarkan selesai lebaran, tetapi bagi guru yang sudah menerima di tahap pertama dan akan menerima di tahap kedua ini akan dibayarkan sebelum lebaran,” ujarnya.

Imam mengatakan saat ini Disdikbud Palu telah menyelesaikan semua administrasi diantaranya rekomendasi dari sejumlah sekolah. Data ini akan disampaikan ke Bank sebab yang dibayarkan itu adalah guru yang aktif mengajar.

“Kemudian juga surat keterangan mengajar dari beberapa sekolah kami sementara tunggu, karena masih ada beberapa guru belum menyetornya,” ungkapnya.

Yang jelas kata Imam, Kemendikbud upayakan sebelum lebaran dana tunjangan khusus itu sudah diterima semua oleh para guru.

“Nilai tunjangan khusus untuk guru yang terdampak bencana tersebut bervariasi, untuk di tahap pertama guru yang berstatus ASN menerima dana sebesar Rp1,5 juta per bulan. Jadi pertiga bulan dibayarkan totalnya mencapai Rp4,5 juta dipotong pajak. Sementara bagi yang non ASN sebesar Rp2 juta perbulan selama tiga bulan, totalnya Rp6 juta juga dipotong pajak,” jelasnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas