Home Palu

SIMKIM Imigrasi Palu Terkendala Jaringan

370
Suparman. (Foto: Dok Metrosulawesi)

  • Pelayanan Calon Jamaah Haji Ikut Terkendala

Palu, Metrosulawesi.id – Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) Versi 2.0 Kantor Imigrasi Kelas II Palu belum normal. Pelayanan keimigrasian terganggu pasca pengaplikasian SIMKIM Versi 2.0.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Palu Suparman mengatakan pengaplikasian SIMKIM Versi 2.0 terkendala jaringan internet. Akibatnya pelayanan keimigrasian tidak maksimal seperti sedia kala.

“Sebenarnya SIMKIM Versi 2 lebih bagus karena sudah terkonek ke Dukcapil untuk memastikan keaslian KTP. Cuma versi 2 ini kelemahannya jaringan, kami menggunakan Telkomsel,” ujar Suparman di Palu, Kamis, 16 Mei 2019.

Seperti diketahui, penerapan aplikasi SIMKIM Versi 2.0 dalam rangka menghadapi kompleksitas permasalahan pelayanan publik dan pengawasan, khususnya permohonan paspor.

“Tapi kami mohon maaf ke masyarakat pelayanan sedikit terganggu karena jaringan masih penyesuaian,” ucap Suparman.

Dia mengatakan pelayanan yang terganggu yaitu permohonan paspor, pengurusan izin tinggal warga Negara asing (WNA) dan pelayanan calon jamaah haji . Ketiga layanan itu mengalami kendala namun untuk pengambilan paspor bagi pemohon yang telah melakukan proses sebelumnya (pada versi 1.0), tetap bisa dilayani.

“Imigrasi meminta maaf atas ketidaknyamanan ini, karena harus mengupdate dengan SIMKIM Versi 2.0. Tapi, tidak dalam waktu yang lama, mungkin hanya 2 sampai 3 hari kerja,” kata Suparman.

Penggunaan aplikasi SIMKIM Versi 2.0, khususnya pada aplikasi penerbitan Surat Perjalanan Republik Indonesia (SPRI), telah menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai data awal yang bersifat unik dalam pembuatan paspor, serta telah terkoneksi dengan Pusat Data Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Pusat.

NIK yang merupakan single identity number digunakan untuk mengambil Identitas pemohon paspor. Hal ini membutuhkan persamaan persepsi antara instansi terkait mengenai penggunaan identitas tersebut sebagai data awal pembuatan paspor.

Suparman menambahkan selama ramadan ini, petugas Imigrasi Palu dipastikan tetap membuka pelayanan keimigrasian selama jam dan hari kerja. Selama ramadan, pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 WITA sampai 15.00 WITA.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas