Home Palu Unismuh Palu Utamakan Kualitas Mahasiswa

Unismuh Palu Utamakan Kualitas Mahasiswa

40
Dr Rajindra. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu Dr Rajindra menegaskan Unismuh Palu tidak terlalu mengejar kuantitas, namun mengedepankan kualitas mahasiswa.

“Kualitas mahasiswa dan lulusan ditempatkan pada posisi nomor satu. Sebab inilah yang menjadi sumber daya di masyarakat, berkompetisi bersama lulusan perguruan tinggi lainnya,” kata Rajindra belum lama ini.

Kata dia, jika kualitas ditempatkan pada posisi kedua, dan menempatkan kuantitas pada posisi pertama, maka lulusan dikhawatirkan sulit berkompetisi dengan lulusan perguruan tinggi lainnya, dan akan menjadi beban baru bagi pemerintah, karena perguruan tinggi tidak memfokuskan diri memperhatikan kualitas pendidikan mahasiswa.

“Unismuh Palu, lebih mengedepankan kualitas daripada kuantitas. Untuk itu kita terus mendorong peningkatan kualitas dosen, karena dosen inilah yang memproses mahasiswa menjadi sumber daya yang berkualitas,” ungkapnya.

Rajindra mengatakan, langkah yang ditempuh Unismuh Palu saat ini adalah mendorong dosen yang masih berkualifikasi S2 untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S3, membuka balai bahasa (pelatihan bahasa Inggris bagi dosen), mendorong penelitian bagi semua dosen, membuka peluang penelitian bagi mahasiswa, pembenahan perpustakaan ke digital, dan sebagainya.

Menurut Rajindra, pemikirannya sejalan dengan pemikiran Menristekdikti M Nasir. Kuantitas bukan lagi menjadi indikator utama bagi suatu perguruan tinggi dalam mencapai kesuksesan, melainkan kualitas lulusannya.

“Kesuksesan sebuah negara dalam menghadapi revolusi industri 4.0 erat kaitannya dengan inovasi yang diciptakan oleh sumber daya yang berkualitas, sehingga Perguruan Tinggi wajib dapat menjawab tantangan untuk menghadapi kemajuan teknologi dan persaingan dunia kerja di era globalisasi,” katanya.

Kata dia, dalam menciptakan sumber daya yang inovatif dan adaptif terhadap teknologi, diperlukan penyesuaian sarana dan prasarana pembelajaran dalam hal teknologi informasi, internet, analisis big data dan komputerisasi.

“Perguruan tinggi yang menyediakan infrastruktur pembelajaran tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang terampil dalam aspek literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia,” ujarnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here