Home Politik Sakinah Aljufri, Wanita Pertama Sulteng ke DPR RI

Sakinah Aljufri, Wanita Pertama Sulteng ke DPR RI

325
TEKEN SERTIFIKAT - Komisioner KPU Sulawesi Tengah menandatangani sertifikat rekapitulasi perolehan suara pemilu tingkat provinsi, Senin 13 Mei 2019, dini hari. (Foto: Syamsu Rizal/ Metrosulawesi)
  • Hasil Pleno KPU, PKS Unggul 104 Suara dari PKB

Palu, Metrosulawesi.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kalah sangat tipis atas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk pemilihan calon anggota DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah. PKS hanya selisih 104 suara dengan PKB.

Hal itu diketahui setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah merampungkan rekapitulasi perolehan suara calon anggota DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah, Senin 13 Mei 2019 dini hari. Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara Pemilu 2019 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di kantor KPU Sulawesi Tengah dibuka sejak Senin 6 Mei 2019.

Hasilnya, PKB meraih 95.900 suara untuk pemilihan calon anggota DPR RI. Sedangkan PKS 96.004 suara atau menang tipis 104 suara dari PKB. Atas selisih suara yang sedikit tersebut, PKS berhak satu kursi di DPR RI. Adalah Sakinah Aljufri yang berhak menuju Senayan setelah meraih suara tertinggi di partai tersebut yakni 50,305 suara. PKS mendapatkan kursi ketujuh atau terakhir di daerah pemilihan Sulawesi Tengah.

Sementara itu, nasib baik juga menghampiri Sarifuddin Suding, calon anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN). Meskipun perolehan suaranya hanya 36.670, namun suara partainya mencapai 97,608 suara. Sehingga caleg petahana ini berhak kembali melenggang ke Senayan. Partai ini berhak mendapatkan kursi keenam DPR RI daerah pemilihan Sulteng.

Padahal, banyak caleg yang meraih suara lebih banyak dari Sarifuddin Suding, namum gagal lolos ke DPR RI. Mereka yang masih kandas di jalan di antaranya Risharyudi Triwibowo (PKB/ 44,730 suara), Hj. Amalya Murad (Gerindra/ 59,854 suara), Nurmawati Dewi Bantilan (Golkar/ 39,412), Rusdy Mastura (Nasdem/ 50,571 suara), Delis Julkarson Hehi (Hanura/ 41,325 suara).

Selanjutkan kursi kelima ditempati Partai Demokrat dengan perolehan 127,562 suara. Anwar Hafid, mantan bupati Morowali, caleg Demokrat meraih suara terbanyak di partainya yakni 57.437 suara. Dia mengalahkan caleg Demokrat lainnya yakni Piet Inkiriwang, mantan bupati Poso yang hanya 35,927 suara.

Sementara itu, caleg dari PDI Perjuangan yang cukup mengejutkan adalah Matindas J Rumambi. Dia akhirnya mulus ke DPR RI setelah PDI Perjuangan meraih suara 165,504. Namun, yang mengejutkan bahwa Matindas, Sekretaris PDI Perjuangan Sulteng yang saat ini duduk di DPRD Sulteng mengalahkan perolehan suara Rendy M Affandy Lamadjido. Matindas J Rumambi meraih 61.120 suara. Sedangkan Rendy M Affandy Lamadjido yang petahana DPR RI itu hanya 40,096 suara.

Selanjutnya, kursi ketiga diraih Golkar dengan perolehan 194,712 suara. Muhidin Mohammad Said pun kembali duduk di kursi empuknya di Senayan setelah menjadi caleg peraih suara terbanyak di partai ini yakni 94.779 suara.

Adapun Partai Nasdem menjadi peraih suara terbanyak yakni 271,513 suara untuk pemilihan calon anggota DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah. Partai ini jauh melampaui perolehan suara Partai Gerindra yang berada di peringkat kedua yakni 207,117 suara. Adapun calon anggota DPR RI yang lolos ke Senayan yakni Ahmad Hi Ali dari Nasdem dengan perolehan suara caleg 152,270 dan Supratman Andi Agtas dengan perolehan suara caleg 71,234 suara.

Wanita Pertama

Sakinah Aljufri. (Foto: Ist)

Sakinah Aljufri termasuk wanita asal Sulteng yang pertama, yang duduk sebagai wakil rakyat di DPR RI. Tidak hanya wanita pertama, wanita kelahiran 6 Februari 1964 di Solo itu, juga adalah pendatang baru yang tembus ke DPR RI.

Menjadi wakil rakyat, Sakinah Aljufri boleh dibilang sudah berpengalaman. Sebelum mencalegkan diri ke DPR RI, Sakinah pernah menjadi anggota DPRD Sulteng. Sayangnya, pada pemilu lima tahun lalu tidak berhasil memperpanjang masanya di DPRD Sulteng.

Sebelum Sakinah, Sulteng pernah punya wakil perempuan di DPD RI, yakni Nourmawati Dewi Bantilan. Dia sempat tiga periode di DPD RI. Tahun ini Waty panggilan akrabnya, keluar dari DPD dan mencoba maju sebagai caleg DPR RI melalui Partai Golkar, tapi tidak berhasil.

Jokowi Menang

Sementara itu, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin menang di Sulawesi Tengah dengan perolehan suara 914,588.

Sedangkan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno hanya 706,654 suara. Sehingga terdapat selisih 207.934 suara untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf.

Jokowi-Ma’ruf menang di Sembilan kabupaten yakni Sigi, Banggai, Poso, Donggala, Tolitoli, Banggai Kepulauan, Parigi Moutong, Banggai Laut, dan Morowali Utara. Sedangkan Prabowo-Sandi menang di tiga kabupaten dan satu kota: Morowali, Buol, Tojo Unauna, dan Palu.

Sertifikat rekapitulasi perolehan suara pemilu, calon presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD, dan DPRD provinsi sudah ditandatangani oleh komisioner KPU Sulteng, serta saksi peserta pemilu. Salinan juga sudah diserahkan kepada masing-masing peserta pemilu, termasuk kepada Bawaslu Sulawesi Tengah.

Ketua KPU Sulawesi Tengah, Tanwir Lamaming mengatakan, hasil pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat provinsi ini selanjutnya dibawa ke Jakarta untuk diplenokan dan ditetapkan KPU.

“Hari ini kami berangkat ke Jakarta untuk membacakan hasil pleno tingkat provinsi,” kata Tanwir Lamaming, Senin 13 Mei 2019.

Wakil Sulteng di DPR RI:
Ahmad Hi Ali (Nasdem)
Supratman A. Agtas (Gerindra)
Muhidin Said (Golkar)
Matindas J Rumambi (PDIP)
Anwar Hafid (Demokrat)
Sarifuddin Suding (PAN)
Sakinah Aljufri (PKS)

Reporter: Syamsu Rizal
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here