Home Pendidikan

UN Madrasah Aliyah, Kota Palu Dominasi Nilai Tertinggi

1233
Dr Djamil M Nur. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah telah menyerahkan hasil nilai Ujian Nasional (UN) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) tahun pelajaran 2018/2019 pada jenjang Madrasah Aliyah (MA) se- Sulawesi Tengah.

Menurut Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Pendidikan Madrasah, Kanwil Kemenag Sulteng, Dr Djamil M Nur, tahun ini yang meraih nilai tertinggi pada UN jenjang MA didominasi siswa Madrasah Aliyah di Kota Palu.

“Nilai tertinggi UN jenjang MA tahun pelajaran 2018-2019 diraih oleh Novi Aurannisa siswi dari MAN 2 Kota Palu meraih nilai 98 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, begitupun siswa dari MAN IC Kota Palu bernama Muhammad Adib,” katanya.

Selanjutnya kata Djamil, yang meraih nilai tertinggi 92 pada mata pelajaran Bahasa Inggris diraih oleh siswa Ainun Nisha Tamagola dari MAN IC Kota Palu. sementara di mapel Matematika dengan perolehan nilai tertinggi 80 diraih oleh siswa Abdullah Al Faruq dari MAN 2 Kota Palu dan siswa Sastriawan Sanusi dari MAN IC Kota Palu.

“Kemudian pada mapel pilihan yang meraih nilai tertinggi 100 adalah siswa bernama Tias Putri Amanda dari MA Al Khairaat Pusat Palu dan Muhammad Ghifary Ramadhani dari MAN 2 Kota Palu,” ujar Djamil melalui ponselnya, Sabtu, 11 Mei 2019.

Lanjutnya, peraih nilai tertinggi UAMBN jenjang MA tahun pelajaran 2018-2019 pada mapel Qur’an Hadist dengan nilai 88 oleh Ainun Nisha Tamagola siswa dari MAN IC Kota Palu. Ainun Nisha Tamagola juga meraih nilai tertinggi 84 pada mapel Fiqih.

“Untuk mapel Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), yang meraih nilai tertinggi 88 yaitu Syevira Raihannisa Tongkodu dan Muhammad Adli Dzil Ikram, siswa dari MAN IC Kota Palu. Kemudian disusul dengan Fahri Wardiansah, siswa dari MAN 1 Parigi Mautong dan Moh. Rizky siswa MA DDI Nurul Ilmi Pohi Banggai,” jelasnya.

Djamil mengatakan, para siswa yang meraih nilai tertinggi ini akan diberikan penghargaan atau apresiasi dari Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, beserta guru mata pelajaran tersebut, sebab prestasi para siswa itu adalah hasil kerja keras guru dalam membimbing muridnya di sekolah.

“Saya berharap prestasi yang diraih oleh para siswa ini tidak berhenti sampai di jenjang MA ini, karena dari jenjang MA tentunya masih akan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Olehnya itu saya berharap prestasi ini dapat ditingkatkan lagi hingga ke jenjang perguruan tinggi,” katanya.

Djamil mengatakan, hasil nilai UN itu direkap oleh Kanwil Kemenag Sulteng.

“Dan disimpulkanlah yang meraih nilai tertinggi sejumlah siswa dari MA di Kota Palu. Sementara untuk hasil UAMBN diraih oleh MA di Kota Palu dan sebagian dari kabupaten yang ada di Sulteng,” ungkapnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas