Home Politik Raih 222 Ribu Suara, Nasdem Jabat Ketua DPRD Sulteng

Raih 222 Ribu Suara, Nasdem Jabat Ketua DPRD Sulteng

348
Kantor DPRD Sulteng. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mencatatkan sejarah baru perpolitikan di Sulawesi Tengah. Nasdem menjadi partai yang pertama merebut posisi ketua DPRD Sulawesi Tengah dari tangan Golkar.

Semenjak era reformasi dan pemilihan langsung, partai Golkar selalu mendominasi di Sulawesi Tengah. Tapi pemilu tahun ini, Golkar harus merelakan jabatan ketua DPRD kepada Partai Nasdem, setelah Nasdem meraih lebih dari 222 ribu suara dengan total tujuh kursi.

Nasdem dan Golkar sama-sama meraih tujuh kursi pada Pemilu tahun ini, tetapi Nasdem meraih suara terbanyak dibandingkan dengan Golkar yang meraih 202 ribu lebih suara. Dengan raihan sama-sama tujuh kursi, maka penentu ketua dewan dari perolhan suara partai, partai dengan suara terbanyak berhak mendapatkannya.

Berdasarkan catatan Metrosulawesi, Nasdem mencatat dua kemenangan besar dari Golkar yakni di Dapil Sulawesi Tengah 5 (Kabupaten Poso, Touna, Morowali dan Morowali Utara) dan Dapil Sulawesi Tengah 6 (Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi). Di Dapil 5 Nasdem mengumpulkan 72.123 suara, sementara Golkar 52.457 suara. Di Dapil 6, Nasdem meraih 39.615 suara sementara Golkar 34.560 suara.

Nasdem kalah dari golkar di Dapil Sulawesi Tengah 1 (Kota Palu) dan Dapil Sulawesi Tengah 3 (Kabupaten Tolitoli dan Buol). Di Dapil 1 Golkar meraih 26.739 suara sedangkan Nasdem 15.921 suara. Di Dapil 3, Golkar meraup 35.802 suara sementara Nasdem 21.497 suara.

Meskipun sama-sama meraih kemenangan dua Dapil, Nasdem meninggalkan jauh perolehan suara Golkar di Dapil Sulawesi Tengah 2 (Kabupaten Parigi Moutong) dan Dapil Sulawesi Tengah 4 (Kabupaten Banggai, Bangkep dan Balut). Meskipun buka pemenang di Dapil tersebut, namun posisi Nasdem selalu berada diatas Golkar.

Dengan meraih suara terbesar, jabatan Ketua DPRD menjadi milik Nasdem sementara posisi Wakil Ketua I diraih Golkar dengan tujuh kursi, Wakil Ketua II Gerindra dengan enam kursi dan Wakil Ketua tiga PDIP juga dengan raihan enam kursi namun kalah jumlah suara dari Gerindra.

Sementara partai Demokrat harus kehilangan unsur pimpinan setelah hanya meraih empat kursi. Demokrat kehilangan kursi dari Dapil 3 dan Dapil 4.

Reporter: Elwin Kandabu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here