Home Politik 22 Pendatang Baru di DPRD Sulteng

22 Pendatang Baru di DPRD Sulteng

1273
PLENO PENGHITUNGAN - Suasana rapat pleno hasil penghitungan suara di KPU Sulteng, Ahad 12 Mei 2019. (Foto: Syamsu Rizal/ Metrosulawesi)
  • Hasil Pleno di 13 Kabupaten dan Kota

Palu, Metrosulawesi.id – Sebanyak 22 kursi di DPRD Sulteng dipastikan diisi pendatang baru, peraih suara terbanyak pada Pemilu 17 April 2019. Selebihnya sebanyak 23 kursi tetap diduduki petahana.

Kepastian ini setelah KPUD di 13 kabupaten/kota se Sulawesi Tengah sudah menuntaskan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten/kota.

Masuknya wajah baru ini nampaknya memberikan warna baru bagi perpolitikan di Sulawesi Tengah. Apalagi beberapa di antaranya merupakan pemilik suara terbanyak dari dapilnya, mengalahkan suara caleg petahana.

Nama-nama baru yang akan menduduki kursi legislatif Sulawesi Tengah itu diantaranya, Nilam Sari Lawira (Nasdem), Imam Kurniawan Lahay (Nasdem), Arus Abd Karim (Golkar), Suryanto (PDIP), Fairus Husen Maskati (PPP) dan Enos Pasaua (Perindo).

Sementara caleg petahan yang berguguran di antaranya Akram Kamaruddin (Demokrat) yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Rusli Dg Palabi (PAN), Umar Awad Alamri (PKB), Muh Masykur (Nasdem) dan beberapa orang lainnya.

Dominasi Partai Golkar juga tergusur kali ini, sementara Nasdem melejit menjadi partai dengan perolehan suara terbanyak. Perubahan itu juga berdampak pada komposisi pimpinan DPRD, dimana Nasdem dipastikan menjadi ketua dewan dan Demokrat kehilangan kursi unsur pimpinan.

Nasdem menjadi pemenang dengan meraih suara 222.788 dengan tujuh kursi, disusul Golkar urutan kedua dengan 202.753 juga tujuh kursi, ketiga Gerindra 198.989 suara dengan enam kursi, keempat PDIP 165.867 suara dengan enam kursi.

Demokrat di urutan kelima setelah meraih 119.189 suara dengan perolehan tiga kursi, keenam PKB 105.662 suara dengan 4 kursi, ketujuh PAN 102.699 suara dengan dua kursi, kedelapan PKS 97.610 suara dengan 4 kursi, kesembilan Hanura 88.166 suara dengan tiga kursi, kesepuluh Perindo 73.213 suara dengan dua kursi dan keseblas PPP 54.084 suara dengan meraih satu kursi.

Optimistis Jadi Ketua

Partai Nasional Demokrat (NasDem) meraih tujuh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah, hasil dari pemilihan umum legislatif 2019.

“Saya optimis kami raih Ketua DPRD Sulawesi Tengah,” ucap Bendahara Umum DPP NasDem, Ahmad M Ali seperti dikutip Antara, Sabtu 11 Mei 2019.

Politisi NasDem yang disebut sebut akan duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Sulteng yakni Yahdi Basma dari daerah pemilih Kota Palu atau dapil satu, Ibrahim A Hafid dari daerah pemilihan dua, Hasan P daerah pemilihan tiga, Irianto M daerah pemilihan empat, Imam Kurniawan Lahay dan Sony Tandra, daerah pemilihan lima dan Nilam Sari Lawira daerah pemilihan enam.

Dengan perolehan tersebut, NasDem berpeluang meraih kursi Ketua DPRD Sulawesi Tengah mengalahkan partai politik lainnya.

Selain di DPRD Sulawesi Tengah, Ahmad M Ali, juga optimis NasDem juga akan meraih kursi Ketua DPRD antara lain Ketua DPRD Donggala, Parigi Moutong, Morowali, Tojo Una-una dan Banggai Kepulauan.

Kemudian, NasDem juga berpeluang masuk unsur pimpinan DPRD sebagai wakil ketua meliputi DPRD Banggai, Banggai Laut, Poso, Sigi dan Tolitoli. Hanya DPRD Kota Palu dan Buol, NasDem tidak masuk dalam unsur pimpinan utama meliputi ketua dan wakil ketua.

Bappilu Partai NasDem Sulawesi Tengah, Ferry, membenarkan perolehan kursi oleh Partai NasDem hasil pileg 2019.

Ia mengemukakan, rekapitulasi perolehan suara didasarkan pada C1 masing-masing tempat pemungutan suara.

Ahmad M Ali sendiri kembali terpilih sebagai wakil rakyat di DPR-RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah periode 2019-2024.

Pria asal Desa Wosu, Kabupaten Morowali itu meraih suara 152.270 pada pileg tahun 2019. Dengan begitu, Ahmad M Ali politisi yang meraih suara terbanyak mengalahkan enam pesaingnya di daerah pemilihan Sulawesi Tengah. (ant/el)

45 Anggota DPRD Sulteng 2019-2024:

Dapil 1

  1. Arus Abd Karim (Golkar)
  2. Alimuddin Paada (Gerindra)
  3. Elisa Bunga Allo (PDIP)
  4. Wiwik Jumatul Rofi’ah (PKS)
  5. Yahdi Basma (Nasdem)
  6. Moh Hidayat Pakamundi (Demokrat)

Dapil 2

  1. Zalzulmida A Djanggola (Gerindra)
  2. Ibrahim A Hafid (Nasdem)
  3. I Nyoman Slamet (PDIP)
  4. Erwin Burase (Golkar)
  5. Rahmawati M Nur (PKB)
  6. Moh Nur Dg Rahmatu (Demokrat)
  7. Muslih (Perindo)

Dapil 3

  1. Moh Faizal Lahadja
  2. Hasan Patongai
  3. Zainal Mahmud Daud
  4. Faizal Alatas (Gerindra)
  5. Fairus Husen Maskati (PPP)
  6. Halima Ladoali (Hanura)

Dapil 4

  1. Sri Indraningsih Lalusu (PDIP)
  2. Winiar Hidayat Lamakarate (PDIP)
  3. Irianto Malinggong (Nasdem)
  4. Nasser Djibran (Golkar)
  5. Ronald Gulla (PAN)
  6. Muh Ismail Junus (Hanura)
  7. Suryanto (PDIP)
  8. Sri Atun (PKS)

Dapil 5

  1. Imam Kurniawan Lahay (Nasdem)
  2. Yus Mangun (Golkar)
  3. Ellen Ester Pelealu (Demokrat)
  4. Amdo Dalle (Gerindra)
  5. Suprapto Dg Situru (PAN)
  6. Huisman Brant Toripalu (PDIP)
  7. Sonny Tandra (Nasdem)
  8. Aminullah (PKB)
  9. Fatimah Hi Moh Amin Lasawedi (PKS)
  10. Zainal Abidin Ishak (Golkar)

Dapil 6

  1. Nilam Sari Lawira (Nasdem)
  2. Budi Luhur Larengi (Golkar)
  3. Abdul Karim Al Jufri (Gerindra)
  4. Kaharuddin (PKB)
  5. Muharram Nurdin (PDIP)
  6. M Tahir (PKS)
  7. Enos Pasaua
  8. Marlela (Demokrat)

Reporter: Elwin Kandabu
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here