Home Sulteng

Safari Ramadan Dimulai 11 Mei

165
H Muhammad Ramli, SAg, MAg. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kanwil Kemenag Sulteng H Muhammad Ramli, S.Ag, M.Ag mengungkapkan, pelaksanaan Safari Ramadan 1440 Hijriah/ 2019 M, yang dilaksanakan di 13 kabupaten/kota dimulai pada 11 Mei 2019.

“Seperti tahun sebelumnya, Safari Ramadan ini dibagi menjadi dua tim, tim satu dipimpin langsung oleh Gubernur Sulteng, sementara tim dua dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng. Tentunya dalam pelaksanaan Safari Ramadan ini, Kemenag Sulteng bersama dengan Tim Pengerak PKK Pemda Sulteng, kemudian para Mubaligh provinsi Sulteng,” jelas Ramli, Senin, 6 Mei 2019.

Dengan diselenggarakan Safari Ramadan itu, Ramli berharap, ada pencerahan kepada umat beragama, khususnya umat Islam pada moment bulan suci Ramadan ini. Sehingga dapat membangun kembali keutuhan umat beragama, khususnya ukhuwah islamiyah.

“Mengingat sebelumnya kita terpeta-petakan dalam pemilu dan itu memang tidak bisa dihindari oleh umat kita, sebab perbedaan pilihan tentunya ada. Olehnya itu dengan datangnya bulan suci Ramadan ini kita harapkan ukhuwah islamiyah itu dapat digaungkan kembali,” ujarnya.

Kepada para mubaligh, Ramli juga berharap agar menyampaikan ceramah agama yang mendinginkan suasana pascapemilu.

“Olehnya itu saya mengajak kepada semua umat beragama untuk kembali ke titik nol, khususnya bagi umat Islam. Mari kita fokus menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1440 H,” katanya.

Ramli mengatakan, dalam Safari Ramadan itu, Kemenag Sulteng mengambil mubaligh dari Perguruan Tinggi Agama Islam, kemudian sebagian besar dari Kanwil Kemenag Sulteng, mejelis ulama, ormas serta mubaligh lainnya.

“Saya kira bukan hanya Kanwil Kemenag Sulteng yang melaksanakan Safari Ramadan ini, kita mempersilahkan juga ormas Islam, baik itu NU, Muhammadiyah, Alkhairaat, MUI, silahkan untuk meramaikan dan mensyiarkan agama di bulan suci Ramadan ini dengan pesan agama yang sejuk dan membawa kepada kehidupan yang baik untuk umat kita,” jelasnya.

Ramli juga mengingatkan, bagi agama sahabat yang tidak puasa, agar menghormati orang yang menunaikan ibadah puasa. Olehnya itu, rumah makan, cafe dan lainnya agar menutup sejenak tempat jualannya, sehingga tidak mengganggu umat Islam yang berpuasa.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas