Home Sulteng Pengangguran di Sulteng Naik

Pengangguran di Sulteng Naik

98
RILIS DATA - Kepala Bidang Sosial BPS Sulawesi Tengah Wahyu Yulianto saat merilis data angkatan kerja di Sulawesi Tengah, Senin 6 Mei 2019. (Foto: Humas BPS)
  • Pascabencana, Jumlahnya Mencapai 55 Ribuan

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah mencatat ada sekitar 55 ribu penduduk usia (angkatan) kerja yang menganggur (pengangguran terbuka) di Sulawesi Tengah. Jumlah tersebut sekitar 3,54 persen dari total jumlah penduduk angkatan kerja yang ada.

Pada Februari, tercatat sebanyak 2,182 juta penduduk di Sulawesi Tengah termasuk dalam kelompok usia bekerja. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,548 juta orang termasuk dalam kelompok angkatan kerja, sementara sisanya tidak termasuk angkatan kerja (mengurus rumah tangga, sekolah dan lainnya)

“Angkatan kerja pada Februari 2019 sebanyak 1.548.639 orang, berkurang 21.747 orang dibanding angkatan kerja Februari 2018 sebanyak 1.570.386,” ungkap Kepala Bidang Sosial BPS Sulawesi Tengah Wahyu Yulianto, Senin 6 Mei 2019.

Dia menjelaskan, sebanyak 960.901 orang (64,33 persen) penduduk bekerja pada sektor informal, dan persentase pekerja informal turun 3,54 persen poin dibanding Februari 2018.

Selama setahun terakhir, tiga sektor terbesar yang mengalami peningkatan persentase penduduk bekerja adalah Konstruksi (1,38 persen poin), Industri Pengolahan (1,06 persen poin), serta Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (0,99 persen poin).

Sementara persentase tertinggi adalah pekerja penuh (jam kerja minimal 35 jam per minggu) sebesar 64,75 persen. Sedangkan penduduk bekerja tidak penuh (jam kerja kurang dari 35 jam seminggu) sebesar 35,25 persen mencakup 9,21 persen setengah penganggur dan 26,04 persen pekerja paruh waktu.

Penduduk bekerja pada jenjang pendidikan SD ke bawah masih tetap mendominasi yaitu sebanyak 631.694 orang (42,29 persen). Sedangkan terendah adalah pekerja dengan pendidikan Diploma I/II/III yaitu sebesar 2,48 persen.

“Komponen pembentuk Angkatan Kerja adalah penduduk yang bekerja dan pengangguran. Penduduk yang bekerja pada Februari 2019 sebanyak 1.493.796 orang, turun sebanyak 26,5 ribu orang dibanding keadaan setahun yang lalu,” jelas dia.

Beberapa hal yang menyebabkan kondisi turunnya tenaga kerja adalah adanya dampak bencana gempa, tsunami dan likuifaksi yang terjadi pada 28 September 2018 di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala menyebabkan hancurnya infrastruktur yang tentunya berdampak pada kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

“Sementara itu, jumlah pengangguran sebanyak 54.843 orang, mengalami kenaikan sekitar 4,7 ribu orang dibanding setahun yang lalu,” tandasnya.

Reporter: Tahmil Burhanudin
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here