Home Ekonomi

Bawang Putih di Palu Rp90 Ribu/Kg

222
HARGA NAIK - Salah seorang pedagang barang campuran di Pasar Masomba yang menjajakan bawang putih. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

  • Operasi Pasar Terkendala Transportasi Antarpulau

Palu, Metrosulawesi.id – Hari pertama bulan Ramadan 2019, harga sejumlah bahan pangan tercatat mulai merangkak naik. Berdasarkan pantauan Metrosulawesi di pasar tradisional, salah satu bahan pangan yang harganya melambung tinggi adalah bawang putih.

harga bawang putih di pasar tradisional di Kota Palu masih tetap tinggi. Bahkan, para pedagang sampai menjual harga bawang putih perkilogramnya mulai dari Rp 80.000 hingga Rp90.000.

Rauf salah satu pedagang di Pasar Masomba mengatakan kenaikan harga bawang putih mulai terjadi sejak seminggu terakhir. Lebih lanjut dia mengungkapkan ini terjadi dikarenakan jenis bawang putih impor yang dijual di pasaran sudah mulai langka.

“Memang bawag putih ini naik sekali,  kalau yang lainya naik tapi masih aman. Kurang tahu kenapa bisa naik banyak, kemungkinan stok kurang atau bagaimana kami tidak tahu,” kata dia saat ditemui, Senin 6 Mei 2019.

Halimah, salah satu pedagang mengungkapkan hal yang sama. Hingga saat ini, kenaikan bawang putih memang yang paling tinggi dibandingkan komoditas pangan yang lain. Ironisnya, kata Halimah, kendati mengalami kenaikan harga signifikan, stok bawang putih sulit diperoleh.

“Biasanya harga normal dari bawang putih  di angka Rp30.000 hingga Rp40.000 perkilogram. Apalagi, stok bawang putih sangat sulit didapatkan dari para pemasok,” ujarnya.

Sementara itu, untuk harga bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp35.000 hingga Rp40.000 naik menjadi Rp50 ribu perkilogram. Sedangkan, Cabai keriting Rp25 ribu /kg naik menjadi Rp45 /kg.

Untuk harga Cabai rawit hijau dan merah yang sebelumnya Rp45 ribu perkilogram naik menjadi Rp55/kg. Selain itu, Tomat naik menjadi Rp15/kg yang sebelumnya Rp10/kg.

Telur dari ukuran kecil, sedang, super dan jumbo naik Rp45-Rp55 ribu/rak sebelumnya Rp39 ribu-Rp50 ribu. Daging sapi terbilang cukup stabil Rp110 ribu/kg. Tulang yang sebelumnya naik Rp90 ribu per kilogram turun menjadi Rp70/kg.

Terpisah, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulteng, Zainudin Abd.Kadir mengatakan mekanisme Operasi Pasar (OP) adalah stok lama untuk bawang putih.

“Dapat kami infokan, mekanisme OP adalah untuk bawang putih stok lama yang masih dimiliki importir, dan importir yang ditunjuk meskipun 3 perusahaan, tetapi dimiliki 1 orang,” katanya.

Menurutnya, kendala OP antarpulau adalah transportasi. Dengan stok bawang putih lama dari importir yang sudah kurang baik, ditakutkan tiba di Palu dengan kondisi lebih rusak lagi. Ia mengakui importir juga susah menemukan container dan kapal yang menggunakan pendingin untuk menjaga kualitas bawang putih.

“Kemungkinan, minggu-minggu ini impor bawang putih baru akan masuk Indonesia dan Importir akan langsung mendistribusikan ke daerah-daerah. Diharapkan harga pasar akan mulai banyak dipasok bawang putih yang akan membuat harga turun,” tutupnya

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas