Home Donggala

Ratna: Itu Sama Sekali Saya Tidak Tahu

352
BERI KETERANGAN - Ratna Tiangso (kiri) didampingi Aldin Moh Nasir di kantor Metrosulawesi, Senin 29 April 2019. (Foto: Ist)

  • Caleg Gerindra Donggala Bantah Tarik Kembali Dap

Donggala, Metrosulawesi.id – Caleg dari Partai Gerindra Donggala, Ratna Tiangso membantah telah mengambil dap yang sudah disumbangkannya ke salah satu warga di Desa Labuan Kungguma tepatnya di Dusun Mapane, Kecamatan Tanantovea Donggala.

Didampingi rekannya, Aldin Moh Nasir, kepada Metrosulawesi, Senin 29 April 2019, Ratna menceritakan kronologi kejadiannya. Ia mengaku memberikan bantuan dap itu karena warga kesulitan air.

“Salah seorang warga atas nama Hamka minta tolong karena warga kesulitan air karena dap mereka rusak, maka melalui perantara Hamka ini, saya bantu dap. Itu pun jauh sebelum pemilihan,” kata Ratna.

Ratna mengaku sama sekali tak pernah berhubungan langsung dengan warga desa Mapane, melain semua melalui Hamka.

“Jadi bukan saya yang pergi meminta dan memberi dap. Tapi semua melalui Hamka. Jadi kalau saya dikatakan, minta suara, itu tidak benar,” kata Ratna.

Ratna mengaku tidak tahu menahu, bila belakangan dap tersebut ditarik.

“Itu sama sekali saya tidak tahu,” kata Ratna.

Ratna juga membantah bila disebutkan dia tak mendapat suara di TPS Desa Mapane.

“Tidak benar itu. Saya malah mendapatkan sekitar 50-an suara di desa itu,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hermanto kepada wartawan menceritakan kronologi penarikan dap tersebut.

“Iya benar pak. Orangnya dia suruh ke kampung datang ‘bacabut’ dap air yang dia berikan, karena tidak ada suaranya di dusun Mapane ini. Dia cabut pas habis penghitungan suara,” kata Hermanto kepada wartawan, Kamis 25 April 2019.

Kata Hermanto lagi pencabutan mesin dap tersebut dilakukan diam-diam, karena jika ketahuan warga pasti pelaku pencabutan dap dikejar warga karena itu bisa dianggap pencurian.

“Nanti ketahuan pas warga mau kase jalan air tidak bisa. Kemudian diceklah di tempat dap, ternyata sudah tidak ada mesin dapnya. Spontan warga berkesimpulan ini pasti ulah Ratna Tiangso karena suaranya tidak ada di Dusun mapane. Akibat dicabutnya mesin dap air terpaksa warga 1 dusun ini mengambil air di Desa Wani III karena kebetulan berdekatan,” bebernya.

Ratna sendiri ketika mau dikonfirmasi saat itu tidak berhasil. Kemudian wartawan mengkonfirmasi ke handphone miliknya 0813553701XX hanya terdengar dua nada dering. Pertama lagu beriramakan dandut milik Eri Susan berjudul Bunda, dan NSP kedua milik almarhum Ust jefri Albukhari. Selanjutnya upaya konfirmasi dilakukan via SMS, hingga berita naik cetak tak ada konfirmasi balik dari Ratna Tiangso.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas