Home Donggala Caleg Gerindra Donggala Tarik Kembali Bantuan Dap

Caleg Gerindra Donggala Tarik Kembali Bantuan Dap

1144
Ratna Tiangso. (Foto: Ist)
  • Gara-gara Tak Dapat Suara

Donggala, Metrosulawesi.id – Ada saja tingkah aneh calon anggota legislatif (caleg) jika gagal meraup suara. Gara-gara tak memperoleh suara, seorang caleg asal Partai Gerindra di Donggala menarik kembali bantuannya berupa mesin dap pompa air.

Ini terjadi di Desa Labuan Kungguma tepatnya di Dusun Mapane, Kecamatan Tanantovea Donggala. Salah satu caleg petahana dari Partai Gerindra, Ratna Tiangso mencabut paksa dap pompa air pemberiannya di dusun tersebut, setelah tak mendapat suara dari masyarakat setempat pada Pemilu serentak 17 April lalu.

“Iya benar pak. Orangnya dia suruh ke kampung datang ‘bacabut’ dap air yang dia berikan, karena tidak ada suaranya di dusun Mapane ini. Dia cabut pas habis penghitungan suara,” kata Hermanto kepada wartawan, Kamis 25 April 2019.

“Saya ini bukan warga Mapane, tapi keluarga saya banyak di sana melapor ke saya. Dan yang bikin saya marah tempat mesin dap yang dicabut itu di rumah om saya– namanya Om Suding. Kasihan mau ‘babantu’ masyarakat tapi tidak ikhlas. Caleg apa sepert itu?” tuturnya.

Kata Hermanto lagi pencabutan mesin dap tersebut dilakukan diam-diam, karena jika ketahuan warga pasti pelaku pencabutan dap dikejar warga karena itu bisa dianggap pencurian.

“Nanti ketahuan pas warga mau kase jalan air tidak bisa. Kemudian diceklah di tempat dap, ternyata sudah tidak ada mesin dapnya. Spontan warga berkesimpulan ini pasti ulah Ratna Tiangso karena suaranya tidak ada di Dusun mapane. Akibat dicabutnya mesin dap air terpaksa warga 1 dusun ini mengambil air di Desa Wani III karena kebetulan berdekatan,” bebernya.

Sementara itu Ratna Tiangso yang saat masih masih sebagai anggota Komisi III DPRD, yang berusaha dikonfirmasi di kantornya tidak berada di tempat. Kemudian wartawan mengkonfirmasi ke handphone miliknya 0813553701XX hanya terdengar dua nada dering. Pertama lagu beriramakan dandut milik Eri Susan berjudul Bunda, dan NSP kedua milik almarhum Ust jefri Albukhari. Selanjutnya upaya konfirmasi dilakukan via SMS, hingga berita naik cetak tak ada konfirmasi balik dari Ratna Tiangso.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here