Home Ekonomi

PPI Penuhi Kebutuhan Pangan Konsumen di Pasar Murah

1130
Pasar murah menjelang bulan Ramadhan di Kelurahan Palupi, Rabu, 24 April 2019. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kota Palu dalam momentum pasar murah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulteng.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut berkontribusi untuk mendistribusikan komoditas gula pasir, minyak goreng, beras dengan harga yang sudah mendapat subsidi sehingga sangat terjangkau oleh para konsumen Kota Palu untuk memenuhi kebutuhan pokok konsumen di Bulan Ramadhan dan menjelang perayaan Idul Fitri.

Hal itu diungkapkan General Manager (GM) PT PPI Sulteng, Nugroho Supriyanto kepada Metrosulawesi, Rabu (24/8/2019). Dikatakannya bahwa pihaknya dapat menjual dengan harga miring berdasarkan ketentuan dan subsidi, mengingat kepercayaan yang diberikan pemerintah terhadap pengelolaan pangan dari perusahaan tersebut.

“PPI mendapatkan subsidi dari pemerintah yakni gula Rp11.500 menjadi Rp10 ribu, sedangkan Gula pasir Rp12.500 menjadi Rp10 ribu per liter dan Minyak goreng Rp23.500 per dua liter menjadi Rp20 ribu,” tuturnya.

Dia menambahkan, PT PPI sendiri pada pasar murah tidak mematok target penjualan. Meskipun demikian pihaknya mengakui memiliki stok yang cukup selama pagelaran pasar murah bulan Ramadhan itu.

“Target kita ditentukan dengan kuota subsidi seperti gula pasir 750 kg, tetapi jika penjualannya selepas stok subsidi habis oleh kosumen yang datang, maka kami akan tetap menjual namun dengan harga yang ditetapkan PPI itu sendiri, berapapun yang dibutuhkan masyarakat, stok kami cukup untuk memenuhinya di pasar murah ini,” jelasnya.

“Intinya dipasar murah ini, kami memprioritaskan harga subsidi dulu, baru kemudian menjual sesuai dengan harga yang kami punya. Mengingat, ini juga merupakan gerakan untuk membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya selama bulan Ramadhan dan juga menjelang perayaan Idul Fitri,” ujarnya menambahkan.

Ia beranggapan, antusiasme konsumen yang dalam hal ini adalah masyarakat Kota Palu sangat tinggi. Terbukti dengan penjualan gula pasir oleh pihaknya yang ludes 500 kg sebelum seremoni pembukaan pasar murah dilaksanakan oleh Pemprov.

“Saya pikir animo masyarakat terhadap pasar murah ini sangat antusias. Saya berkaca dari stok yang dijajakan oleh PPI disini, masih pagi tetapi untuk gula pasir yang subsidi sudah habis 500 kg dan ini akan terus berlanjut sampai dengan besok (hari ini, red). Dan ketika subsidi habis, kami akan sediakan untuk gula pasir sekitar setengah ton untuk dijajakan ke konsumen,” jelasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas