Home Politik Sudah Pleno, Baru Rekomendasi PSU

Sudah Pleno, Baru Rekomendasi PSU

118
Tanwir Lamaming - Ruslan Husein. (Foto: Ist/ Pataruddin)
  • KPU Sulteng: Seharusnya Tidak di Injury Time

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tengah merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) pada 47 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di sejumlah daerah.

Ketua Bawaslu Sulteng Ruslan Husein mengatakan rekomendasi Bawaslu disampaikan kepada KPUD Sulawesi Tengah.

Menurut Ruslan, salah satu pelanggaran sehingga direkomendasikan PSU yaitu adanya pemilih menggunakan e-KTP yang memilih tanpa memiliki surat pindah memilih (A5).

“Itu salah satunya saja,” kata Ruslan Husein, Selasa, 23 April 2019 di kantornya.

Sementara itu, Ketua KPUD Sulawesi Tengah Tanwir Lamaming mengatakan sepanjang sesuai aturan, PSU akan dilaksanakan. Rekomendasi akan dipelajari apakah memenuhi kriteria PSU atau tidak.

“Seperti kejadian di salah satu TPS di Poso, sudah selesai pleno lalu Bawaslu merekomendasikan PSU padahal di TPS itu karena adanya surat suara yang tidak ditandatangani oleh KPPS,” kata Tanwir.

Lanjut Tanwir, harusnya kalau ada pelanggaran, harus cepat direkomendasikan. Tapi kenapa nanti di hari kelima baru ada rekomendasi. Padahal kita harus menyiapkan juga logistik dan sebagainya. Sehingga seharusnya tidak diinjury time rekomendasinya.

Tanwir juga menyikapi adanya penyelenggara Pemilu yang meninggal dunia di Kota Palu bernama Syawaluddin Umar akan diberikan santunan dan sedang dilakukan proses di KPU RI.

Tenaga membantu di luar adhoc di Touna dan sakit 84 orang dan dirawat di rumah sakit.

Tiga TPS Morowali PSU

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Morowali membenarkan adanya beberapa TPS di daerah Morowali akan dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) oleh penyelenggara Pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Morowali, Mahfud Supu,menyebutkan,di Morowali ada tiga TPS berada di dua Kecamatan dapat dipastikan akan segera dilakukan PSU.Terkait PSU dimaksud,KPU selaku penyelenggara Pemilu 17 April sudah menerbitkan berita acaranya.

“PSU akan digelar di Kecamatan Bungku Selatan,TPS- 01 di Desa Kaleroang dan TPS- 04 di Desa Umbele Lama.Berikutnya di Kecamatan Witaponda,tempatnya di TPS- 02 di Desa Emea,” terang Mahfud Supu di kantornya di Bungku, Selasa, 23 April 2019.

Penyebab diadakannya PSU,kata Mahfud,karena pada saat Pemilu 17 April digelar di TPS yang dimaksud ada pelanggaran administrasi yang terjadi.Setelah itu,Panwascam langsung menyampaikan ke PPK kemudian PPK mengusulkan ke KPU Morowali.

“Sesuai keputusan KPU,maka PSU akan digelar tanggal 27 April ini.TPS di desa Kaleroang PSU hanya untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden,DPR-RI,Provinsi dan DPD.Sementara,TPS di Umbele Lama semua surat suara,dan TPS di Desa Emea hanya Presiden dan Wakil Presiden,” ujar Mahfud.

Reporter: Pataruddin, Murad Mangge
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here