Home Palu

Walikota: Lulus 100 Persen, Kami Berikan Hadiah

223
PEMANTAUAN - Walikota Palu Hidayat bersama Ketua DPRD Kota Pali Ishak Cae dan Kadisdikbud Palu Ansyar Sutiadi saat melakukan pemantauan UNBK di beberapa SMP Negeri yang ada di Palu, Senin, 22 April 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Walikota Palu Hidayat didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Ansyar Sutiadi, beserta Ketua DPRD Kota Palu Ishak Cae dan rombongan lainnya turun langsung melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di beberapa SMP negeri di Kota Palu, Senin, 22 April 2019.

SMPN yang dikunjungi oleh Walikota Palu bersama rombongan yakni SMPN 11 Palu, SMP Satu Atap dan SMPN 12 Palu.

Hidayat mengatakan akan berikan hadiah kepada sekolah yang siswanya lulus 100 persen dan siswa meraih prestasi terbaik pada UNBK. “Jika memang lulus semua, kami akan berikan hadiah semua siswa itu,” katanya.

“Sebenarnya anggaran APBD kita untuk pendidikan dan kesehatan ini sekitar 38 persen di tahun 2017,” katanya.

“Di tahun ini sebenarnya harapan kita semua SMP harus UNBK, namun persoalannya beberapa waktu lalu kita di Kota Palu dan daerah lainnya terkena musibah gempa, sehingga penambahan ruang untuk UNBK sementara dihentikan anggarannya,” kata Walikota Palu Hidayat.

Kata dia, perencanaan pekerjaan yang diajukan ke pihaknya memang belum cepat, jika cepat, paling lambat April sudah harus dikerjakan semua.

“Saya telah berulang-ulang sampaikan, program-program dalam bentuk fisik infrastruktur harus ada perencanaannya, jika tidak, itu saya coret semua. Jadi jika tidak ada pengajuan program kegiatan yang bentuknya fisik infrastruktur itu, tidak boleh tidak ada perencanaannya, karena keterlambatannya disitu semua,” ujarnya.

Olehnya itu Hidayat mengaku akan melakukan evaluasi lagi melalui asistensi akhir di ruang kerjanya.

“Maka dari itu di tahun depan saya berharap semua SMP negeri dibawah naungan Pemerintah Kota Palu sudah harus UNBK, sehingga pelaksanaan UNBK ini sudah merata di semua SMP,” ungkapnya.

Hidayat mengungkapkan, tahapan-tahapan program Pemkot Palu kedepan dalam peningkatan pendidikan yang pertama yakni tidak ada pungutan di sekolah. Kedua, pelaksanaan sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru, sehingga tidak ada lagi sekolah favorit dan lainnya. Terakhir, pelaksanaan UNBK secara menyeluruh di tingkat SMP.

“Selain itu program selanjutnya adalah di jenjang SD tambahan jam pelajaran agama, semua program ini akan terus jalan di Pendidikan,” jelasnya.

Dari data Disdikbud Palu, SMP negeri yang menyelenggarakan UNBK sebanyak 19 sekolah, sementara sisanya 5 SMPN belum melaksanakan UNBK. 5 SMPN itu adalah SMPN 10 Palu, SMPN 18 Palu, SMPN 16 Palu, SMPN 3 Palu, SMPN 20 Palu.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas