Home Poso Lembaga Adat di Poso Rumuskan Program Kerja

Lembaga Adat di Poso Rumuskan Program Kerja

111
Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu membuka kegiatan Musyawarah Kerja Tahunan Pengurus Lembaga Adat Pamona Poso Tahun 2019 di Gedung Torulemba, Kamis 4 April 2019. (Foto: Humas Pemkab Poso)

Poso, Metrosulawesi.id – Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu membuka kegiatan Musyawarah Kerja Tahunan Pengurus Lembaga Adat Pamona Poso Tahun 2019 di Gedung Torulemba, Kamis 4 April 2019.

“Saya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat adat Pamona Poso yang senantiasa eksis dan sangat peduli menjaga dan memelihara kelestarian adat dan budaya leluhur Pamona Poso” ungkap Darmin Agustinus Sigilipu mengawali sambutannya.

Kegiatan ini merupakan pertemuan musyawarah adat yang akan merumuskan program kerja yang maksimal serta terobosan-terobosan baru dalam rangka menumbuhkembangkan visi-misi masyarakat adat pamona serta membawa organisasi sosial kemasyarakatan ini lebih eksis dan matang.

Musyawarah Kerja Tahunan ini dihadiri oleh seluruh pengurus lembaga adat 13 kecamatan yakni Poso Kota bersaudara dan Lage, Pamona bersaudara serta Poso Pesisir bersaudara. Bupati Darmin juga mengatakan bahwa Pemerintah Daerah menyambut baik dan menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini menimbang musyawarah ditujukan sebagai ruang komunikasi antara pemangku-pemangku adat di Tana Poso.

Dalam pengembangan organisasi sosial kemasyarakatan dalam memberikan sentuhan-sentuhan yang lebih baik lagi bagi perubahan Tana Poso maka Pemerintah Daerah akan terus mendorong Aliansi Masyarakat adat Pamona untuk dapat bersinergi dengan pemda baik dalam pembangunan pemerintahan serta pelayanan kemasyarakatan.

Bupati Darmin juga mengatakan bahwa kekayaan adat dan budaya daerah khususnya adat dan budaya Pamona Poso yang sampai saat ini terus berpacu seirama dengan derasnya arus globalisasi teknologi komunikasi dan informasi merupakan satu kebanggan daerah yang perlu dipertahankan dan lestarikan bersama adat dan budaya-budaya nusantara lainnya yang ada di Kabupaten Poso.

“Sebab pada dasarnya budaya-budaya daerah merupakan pilar penopang budaya nasional yang dimiliki bangsa Indonesia dan terus berkembang maju sebagai alat pemersatu demi tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia” ungkap Bupati Darmin. Kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso ini diikuti oleh seluruh peserta yang menggunakan siga dan tali bonto.

Sasaran kegiatan ini juga sebagai pemersatu di tengah berbagai perbedaan yang tumbuh di Tana Poso serta dapat menjadi kekuatan dalam membangun bangsa dan daerah. Lanjut Bupati Darmin juga mengharapkan kiraya dengan adanya musyawarah kerja ini seluruh program aliansi masyarakat adat pamona poso dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Tidak hanya fokus membesarkan organisasi ini saja melainkan juga harus tetap dapat bersinergi dengan suku/budaya lainnya yang hidup dan tinggal di Tana Poso serta mampu untuk menyerap kepentingan masyarakat secara luas sebagai sesama anak bangsa dan daerah” harap Bupati Darmin.

Sedangkan Ketua Lembaga Adat Pamona Poso Yan Edward Guluda, SH, MH mengatakan bahwa melalui kegiatan ini kiranya lembaga adat mampu menopang segala program pemerintah serta dengan kekuatan adat yang dimiliki mampu mengajak masyarakat untuk mensukseskan pembangunan lewat pengawalan serta pemberian kontribusi yang nyata demi percepatan tercapainya visi misi demi kesejahteraan bersama di Tana Poso. (gp-rls/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here