Home Poso Bupati Poso Tinjau Dampak Gempa di Pamona Barat

Bupati Poso Tinjau Dampak Gempa di Pamona Barat

75
TINJAU - Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu meninjau secara langsung dampak gempa di desa Meko Kecamatan Pamona Barat. (Foto: Humas Pemkab Poso)

Poso, Metrosulawesi.id – Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu meninjau secara langsung dampak gempa di desa Meko Kecamatan Pamona Barat untuk yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Dalam kunjungannya itu, Bupati Poso membawa Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Kepala Dinas Pendidikan.

Keseriusan Pemerintah Daerah dalam mengupayakan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat tidak saja hanya dengan kualitas pelayanan secara administrasi maupun kualitas ASN secara umum melainkan juga pelayan yang dilakukan oleh Pemerintahan Darmin-Samsuri terhadap tanggap bencana. Dalam proses tanggap bencana terebut Pemerintah berupaya untuk melakukan tindakan-tindakan tanggap seperti mengkaji secara cepat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan, dan sumber daya; serta mengidentifikasi: cakupan lokasi bencana; jumlah korban; kerusakan prasarana dan sarana; gangguan terhadap fungsi pelayanan umum serta pemerintahan; dan kemampuan sumber daya alam maupun buatan.

Bupati Darmin sempat meninjau beberapa titik lokasi yang menurut Kepala Desa yang didampingi Camat Pamona Barat bahwa lokasi tersebut merupakan titik lokasi yang paling berdampak yakni SDN 2 Desa Meko, Sarana ibadah seperti Pure dan Gereja Syalom Desa Meko.

Adapun dampak gempa tersebut antara lain seperti retaknya gedung bangunan yang sudah tua seperti yang dijumpai di Sekolah Dasar dan Gereja serta robohnya salah satu bangunan Pure.

Bupati Darmin pun segera menginstruksikan baik kepada Kepala Dinas Pendidikan maupun Dinas PUPR untuk segera membantu merehab bangunan tersebut dengan berkoordinasi langsung kepada kepala desa serta camat Pamona Barat untuk mendata setiap kerusakan-kerusakan yang terjadi dan mengakomodir setiap keperluan warga terlebih khusus terkait dengan penyelenggaraan pelayanan umum.

Ia juga terlihat berinteraksi langsung dengan masyarakat seperti yang dilakukannya saat menyambangi masyarakat yang mengungsi akibat gempa yang terjadi di sekitar wilayah pinggiran danau pada 20 Oktober 2018 yang lalu.

Dalam keterangan yang diberikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Masdian Mentiri mengatakan bahwa masyarakat tak perlu khawatir karena gempa tersebut tidak berpotensi tsunami khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah pinggiran danau. Lanjutnya lagi bahwa menganalisa dentuman-dentuman yang terjadi merupakan proses alam yang menuju pada kestabilan patahan yang terjadi pada hari minggu pagi itu.

Sedangkan untuk menenangkan para warga Bupati Darmin mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap bertindak tenang dan tidak panik apabila terjadi gempa serta menghimbau untuk melakukan perlindungan diri di tempat yang tidak mudah dijatuhi dengan runtuhan-runtuhan bangunan pada saat terjadi gempa. Dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menciptakan kondisi yang aman, Pemerintah Daerah selalu untuk berupaya secara cepat dan tanggap memberikan informasi yang benar terkait dengan gempa yang terjadi serta juga berusaha untuk mengecheck secara langsung kondisi lapangan yang terjadi dan melakukan perbaikan-perbaikan infrastruktur yang dibutuhkan untuk kepentingan penyelenggaraan pelayanan umum seperti sekolah maupun rumah-rumah ibadah.

Diakhir kunjungannya, Bupati Darmin menyempatkan untuk berkunjung ke Pos Jaga Unit Pemadam Kebakaran Tentena yang baru dilepas oleh Wabup Samsuri pada beberapa beberapa waktu yang lalu seraya berpesan kepada para petugas agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat dengan baik dan benar. (gp-rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here