Home Ekonomi

BTPN Komitmen Berdayakan Pensiunan di Bidang UMKM

211

Palu, Metrosulawesi.id – PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) berkomitmen melayani dan memberdayakan segmen masyarakat khususnya bagi pensiunan ASN di dibidang usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Untuk itu, Bank BTPN secara konsisten mengedepankan Program Daya, sebuah program pemberdayaan yang terukur dan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas nasabahnya.

“BTPN secara reguler di seluruh cabang mengelar Program Daya dengan memberikan pelatihan dan informasi untuk meningkatkan kapasitas nasabah. Begitu juga di Sulteng ini,” ujar Pimpinan PT Bank BTPN Area Palu, Agus Ridwan, kepada Metrosulawesi pekan lalu, Sabtu (6/4/2019).

Ia menjelaskan Program Daya ini sangat bermanfaat bagi nasabah BTPN yang meliputi pensiunan dan pelaku UMKM. BPTN, kata dia juga mempunyai program untuk pencairan dana, tapi memberikan pelatihan kepada nasabah. Sementara, menurutnya setiap perbankan memiliki instrumen terkait dengan target penghimpunan dana pihak ketiga (DPK).

“Visi Progran Daya ini, menjadi pembeda sama bank lain, pelatihan berkelanjutan sama nasabah. Membangun pasar mikro, dalam mengembangkan usaha nasabah, kesempatan ini bagus pada nasabah,” jelasnya.

“Untuk target DPK tetap ada, namun saya tidak bisa mengatakan berapa jumlahnya. Intinya, perbankan tetap sama melakukan instrumen dana pinjaman, jadi wajar kita lakukan hal itu,” ujarnya menambahkan.

Sementara, ditanya terkait dengan dana yang telah disalurkan selama ini, Agus Ridwan enggan berkomentar. Menurutnya, itu sudah terikat dengan aturan internal maupun eksternal dari pihak Bank BTPN. Tetapi pada dasarnya, kata dia, aset dari perbankan tersebut di Kota Palu bertumbuh di atas 7% sampai 10%.

“Jadi, untuk menyebutkan angka saya tidak bisa. Tapi, setiap tahun aset kami terus tumbuh. Kita lihat sendiri pasca bencana kondisi keuangan industri perbankan sekarang masih sedikit melambat. Kemungkinan, kita ditahun ini mengalami kesulitan dalam menumbuhkan aset Bank BTPN,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan program BTPN yang terdiri dari tiga pilar yakni pusat informasi yang menyajikan berbagai informasi kesehatan, program konsultasi dengan menyelenggarakan seminar kesehatan secara regular di Kantor BTPN dengan menghadirkan narasumber ahli dan menawarkan kesempatan untuk berusaha melalui program yang mengabungkan penyebarluasan informasi dan pelatihan kewirausahaan untuk membantu para pensiunan serta pra pensiunan telah memulai dan mengelola usaha sendiri.

“Sampai saat ini sudah lebih dari 3.000 nasabah pensiunan di Sulawesi Tengah yang telah menikmati layanan ini. Dan kita sudah beroperasi lebih dari sepuluh tahun di daerah ini. Di tahun ini kita tetap fokus pada program Purna jual yaitu, di mana kita berkomitmen untuk memberikan pemberdayaan bagi pra pensiun salah satunya mengadakan pelatihan kewirausahaan biar mereka bisa lebih produktif di masa pensiun nanti,” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas