Home Ekonomi

Pegadaian Syariah Kenalkan Bank Sampah Bagi Pelajar

264
Kepala Cabang Pegadaian Syariah Palu Plaza¸ Anwar Hidayat saat menandatangani perjanjian. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Pihak Pegadaian Syariah Palu Plaza di Kota Palu, Sulawesi Tengah terus memperkenalkan program teranyar PT Pegadaian yakni Bank Sampah The Gade Clean and Gold. Kali ini pegadaian membidik para pelajar untuk mengumpulkan sampah yang nantinya dapat ditukarkan emas seberat 3,5 gram.

Emas sebanyak itu, dapat dikonversi menjadi berbagai pembiayaan dan program Pegadaian Syariah, yang paling diprioritaskan yakni porsi haji. Kalangan pelajar menjadi sasaran pihak pegadaian, karena dinilai paling ideal, sehingga ketika umur matang mereka sudah bisa berangkat ke Baitullah.

Demikian dikatakan Kepala Cabang Pegadaian Syariah Palu Plaza¸ Anwar Hidayat saat menyampaikan sambutan pada peresmian bank sampah The Gade Clean and Gold di MTs Negeri 2 Palu Jalan Labu, Kota Palu, pekan kemarin, Jumat (30/3/2019).

Dalam kegiatan itu, juga diadakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk kerjasama pihak sekolah dan Pegadaian Syariah menabung di bank sampah.

“Sekarang umur belasan, 16 tahun kemudian sudah dipanggil haji. Dengan mengumpulkan sampah, berarti menabung di buku tabungan Pegadaian Syariah. Kemudian, jika sudah cukup saldo 3,5 gram emas, maka berhak mendapatkan porsi haji dan lainnya, misal biaya pendidikan, tabungan masa depan dan masih banyak lagi,” tuturnya.

Menurutnya, pencanangan program bank sampah merupakan program nasional, dengan tujuan membantu pemerintah mengelolah sampah sebanyak 59 bank sampah ditarget seluruh Indonesia.

“Salah satu tujuan dari program ini, disamping membantu pemerintah, juga nilai pendidikan kepada anak-anak didik juga mempunyai pemahaman dan keinginan untuk mempersiapkan masa depan,” katanya.

Ia menambahkan, program bank sampah sengaja dikenalkan di sekolah agar menimbulkan kesadaran sejak dini tentang kebersihan serta memberi edukasi, bahwa sampah punya nilai ekonomi jika dimanfaatkan.

“Seperti diketahui di Kota Palu sendiri sudah terealisasi dan telah diresmikan yang berlokasi di Kelurahan Duyu,” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas