Home Politik

Zulfakar: Tugas Besar Saya adalah DSLNG

335
Teknik Tadulako bicara politik dengan menghadirkan alumni yang saat menjadi caleg maupun sudah duduk di DPRD. (Foto: Ist)

  • Anak Teknik Bicara Politik

Palu, Metrosulawesi.id – Puluhan mahasiswa fakultas teknik dan alumi fakultas teknik Univeritas Tadulako (Untad) kumpul di Cafe Tanaris, 27 Maret 2019 malam untuk berbicara politik. Ikatan Keluara Alumni (IKA) Teknik Tadulako sebagai pelopor kegiatan tersebut, mencatat sedikitnya 30 orang alumni teknik Untad menjadi Caleg pada Pemilu 2019.

Zulfakar Nasir (Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah), Abdurrahman ST IAI, Hamsir (Anggota DPRD Kota Palu), Husin Alwi, Andi Parenrengi dan Rusman Ramli (Anggota DPRD Kota Palu) didaulat menjadi narasumber.

Dihadapan puluhan peserta diskusi, Zulfakar Nasir mengaku saat ini memiliki tugas besar di Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, yakni mengupayakan agar PT Donggi Senoro LNG yang ada di Kabupaten Banggai memiliki manfaat besar bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

“Saat ini DSLNG belum memberikan kontribusi bagi pembangunan maupun pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah. Saya menganggap ini adalah tugas terberat saya sebagai anggota dewan sekaligus pimpinan komisi III,” tutur Zulfakar.

Meskipun kembali terdaftar sebagai Caleg dari Partai Demokrat, namun disisa masa jabatannya sekarang, Zulfakar mengaku memiliki hasrat besar supaya PT DSLNG secepatnya memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Sulawesi Tengah.

Selain menyinggung PT DSLNG, Zulkar juga mensupport alumni tekni yang ingin terjun kedunia politik. Tidak bisa dipungkiri, ilmu tekni sangat dibutuhkan dalam dunia politik, khususnya menyangkut anggaran yang sifatnya pembangunan infrastruktur.

“Peranan tekni sangat besar, khususnya di DPRD, terutama berkaitan dengan penganggaran infrastruktur. Alumni tekni tau hitung-hitungnya sehingga bisa memberikan kontribusi dalam penganggaran di APBD,” tutur pria berambut putih itu.

Zulfakar mengimbau agar alumni tidak takut terjun ke dunia politik, bahkan bertarung memperebutkan kursi di eksekutif.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas