Home Politik

Pemilih Bisa Gunakan Suket di TPS

245
Tanwir Lamaming. (Foto: Metrosulawesi/ Syamsu Rizal)

  • Distribusi Surat Suara Terakhir di Palu dan Sigi

Palu, Metrosulawesi.id – Pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah harus menghitung kembali jumlah kebutuhan logistik Pemilu 2019. Sebab, daftar pemilih tetap (DPT) masih akan berubah menyusul putusan MK yang mengesahkan surat keterangan (Suket) KTP bisa digunakan untuk mencoblos pada Pemilu 2019.

“Sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi (MK), maka penduduk yang telah memiliki hak pilih boleh menggunakan suket (surat keterangan) yang dikeluarkan Dukcapil, ” kata Anggota KPU Sulawesi Tengah, Samsul Y Gafur, Jumat 29 Maret 2019.

Poin penting lainnya yang terkait dengan putusan MK adalah adanya penambahan jumlah hari terkait pelayanan terhadap pemilih yang pindah memilih.

“Karena yang sakit di rumah sakit, terkena bencana alam, pemilih dalam tahanan, pemilih melaksanakan tugas di tempat lain pada hari H didaftarkan 7 hari sebelum hari pemungutan suara,” ujar Samsul.

Hal lain yang mengalami perubahan adalah penambahan waktu untuk pelaksanaan penghitungan suara di TPS menjadi 12 jam setelah hari pemungutan suara. Mengenai perubahan-perubahan tersebut, KPU Sulteng masih menunggu arahan dari KPU RI.

“Kita akan menunggu petunjuk pimpinan terkait pelaksaan putusan MK,” kata Samsul.

Putusan MK juga berdampak pada jumlah kebutuhan logistik. Ketua KPU Sulawesi Tengah Tanwir Lamaming mengatakan, Sulawesi Tengah telah menetapkan DPT sebanyak 1.952.810. Artinya, jumlah surat suara yang dibutuhkan untuk lima jenis surat suara (Pilpres, DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten kota) total 9.764.050. Jumlah tersebut belum termasuk tambahan 2 persen per TPS yang saat ini masih dihitung.

Menurut Tanwir, jumlah kebutuhan logistik akan berubah. Sebab, masa penutupan daftar pemilih tambahan (DPTb) dari H-30 diubah jadi H-7 pelaksanaan pencoblosan.

“DPT juga masih bergerak, dikarenakan adanya perpanjangan DPTb,” kata Ketua KPU Sulteng Tanwir Lamaming, Jumat 29 Maret 2019.

Meski DPT berubah, menurut Tanwir, tidak menjadi masalah karena klaim penambahan logistik bisa segera dilakukan untuk menyesuaikan jumlah kebutuhan.

“Klaim akan dimulai tanggal 1 April dan pada tanggal 10 April sudah tiba surat suara yang kurang di kabupaten kota,” kata Tanwir.

Sementara itu, surat suara untuk Sulawesi Tengah sudah terdistribusi dengan baik di kabupaten kota.

“Untuk Sulteng sudah terdistribusi 100 persen. Donggala, Parigi Moutong, Boul dan Tolitoli sudah tiba tadi pagi (kemarin). Untuk Donggala sudah ke gudang mereka. Untuk Tolitoli, Boul dan Parigi Moutong langsung ke kabupaten itu, meskipun ada penyerahan pengawalan secara simbolik oleh Polda Sulteng ke Polres masing-masing. Sedangkan surat suara untuk Sigi dan Palu sudah pendistribusian dan dalam perjalanan, sebentar malam (tadi malam) kita harap sudah tiba,” kata Tanwir Lamaming.

Reporter: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas