Home Parigi Moutong

Sekda Pastikan TPP ASN Segera Dibayarkan

620
Sejumlah ASN menghadiri sosialisasi TPP di lantai 2 kantor Bupati, Senin 25 Maret 2019. (Foto: Ist)

Parimo, Metrosulawesi.id – Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) Bagi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) pasti akan dibayarkan. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Parimo Ardi Kadir, pada saat Sosialisasi TPP di lantai 2 kantor Bupati, Senin 25 Maret 2019.

Menurut Ardi, bahwa TPP secepatnya akan dibayarkan, dan terhitung mulai tanggal 1 Januari 2019.

“Karena besaran pembayaran TPP tersebut pastinya bisa mensejahterakan para Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya yang ada di Parimo,” tuturnya.

Dia mengatakan, bahwa ketika TPP dibayarkan, maka yang terpenting adalah kehadiran dan kinerja.

“Karena Kehadiran dan kinerja itu penting. Kalau kehadiran tidak tercapai di potong, dan kinerja tidak tercapai juga di potong,” kata Ardi.

Ardi berharap, dengan adanya TPP semua laporan administrasi keuangan berupa laporan RKA dan lain lain cepat dilaporkan dan tidak menui keterlambatan.

“Saya harapkan adanya TPP tidak ada lagi yang terlambat laporannya. Renstra sekretariat belum masuk saat ini, saya harapkan dipercepat,” harap Ardi.

Ardi menambahkan, bahwa anggaran TPP selama satu tahun sebenarnya sangat besar yaitu 80 miliar. Namun, banyaknya telaahan staf penambahan anggaran yang masuk, maka anggaran berkurang menjadi 60 miliar.

Ardi mengimbau, dengan adanya TPP yang dalam waktu dekat akan dicairkan, kepada ASN agar memikirkan dengan matang sebelum melakukan penambahan kredit di bank, karena kelebihan TPP bisa dijaminkan di bank.

“Saya imbau ASN kalau menjaminkan TPP-nya di bank harus dipikirkan baik-baik, jangan sampai karena banyak hutang jadi malas bekerja,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Bagian Organisasi Sekda Parimo Dra Alina Deu dalam penyampaian sosialisasi isi Perbup TPP menjelaskan, bagi ASN yang menerima TPP tidak masuk kerja maka dipotong sebesar 4 persen, tidak mengikuti upacara 3 persen, tidak mengikuti apel pagi dan apel sore 1 persen, dan PNS pulang cepat dipotong 3 persen.

Tujuan TPP untuk keberhasilan reformasi birokrasi atas kinerja yang telah dicapai oleh masing masing individu. TPP juga merupakan reward atau penghargaan kepada ASN agar lebih meningkatkan kinerja. TPP rencana akan dibayarkan bulan April atau Mei 2019 dan juga fungsional pada Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan Kabupaten Parimo dibayarkan, jelas Alina dalam laporannya.

Reporter: Zoel Fahry
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas