Home Palu

Karyawan Bank Muamalat Diingatkan Bahaya Narkoba

255
FOTO BERSAMA - BNN Sulteng bersama karyawan Bank Muamalat Cabang Palu melakukan foto bersama usai acara Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, Jumat pekan lalu. (Foto: Dok Bank Muamalat)

Palu, Metrosulawesi.id – Guna memberikan sosialisasi mengenai kondisi darurat narkotika serta peredarannya, Badan Narkotika Nasional Propinsi Sulawesi Tengah melakukan kunjungan ke Bank Muamalat Cabang Palu, Jumat pekan lalu.

Plt. Kabid P2M BNNP Sulteng, Ati Makka SKM, dalam sambutannya menyampaikan kondisi umum bahaya narkoba serta peredarannya di wilayah Sulteng, khususnya di Kota Palu.

Fitri Kennedi Mastura. S.Sos, MM yang juga sebagai penyuluh di BNN Sulteng juga menyampaikan mengenai data-data nasional maupun para tersangka wilayah Sulteng yang terjerat hukum narkoba.

“Secara statistik, terjadi penurunan angka penyalahgunaan narkoba di propinsi Sulteng, berkat kerjasama seluruh pihak” kata Fitri.

Ia mengungkapkan, bahaya narkoba itu sangat besar sekali, bahkan salah satu bahan yang ada di Sabu itu merupakan bahan yang digunakan pihak kepolisian untuk menghapus bekas darah korban di jalan raya.

Karyawan Bank Mualat pun dipertontonkan video kondisi seorang yang mengalami sakaw akibat ketergantungan narkoba.

Dalam sesi tersebut juga, salah seorang karyawan menyampaikan perihal mekanisme rehabilitasi terkait adanya keluarga mereka yang terindikasi menggunakan narkoba.

Fitri mengatakan bahwa BNNP selalu siap melakukan pendampingan dan rehabilitasi gratis kepada korban pengguna narkoba dan tidak diproses pidana dengan mekanisme yang bersangkutan langsung melakukan laporan kepada pihak BNNP atau oleh pihak keluarga yang memberikan laporan kepada pihak BNNP.

Bambang Haryo Nugroho, selaku Branch Manager Muamalat Palu menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BNNP Sulteng yang telah memberikan sosialisasi tersebut.

“Kami akan terus mensupport dan berkolaborasi bersama BNNP Sulteng untuk bersama-sama memberantas narkoba dari wilayah Palu dan Sulteng secara umum,” jelas Bambang.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas