Home Parigi Moutong

Disdikbud Parimo Matangkan Persiapan UNBK dan UNKP

250
Jalaludin. (Foto: Zoel Fahry/ Metrosulawesi)

Parimo, Metrosulawesi.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kabupaten Parigi Moutong, (Parimo) saat ini tengah melakukan persiapan menjelang ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan ujian nasional kertas pensil (UNKP). Disdikbud mengecek terlebih dahulu sekolah yang akan mengikuti UNBK maupun UNKP.

“Untuk itu, dengan data yang ada pada kami bahwa jumlah sekolah yang akan mengikuti UNKP itu adalah, sekolah negeri sebanyak 19 dan swasta 5 sekolah, sehingga jumlah keseluruhan yang memgikuti UNKP sebanyak 24 sekolah,” ungkap Jalaludin, pejabat di Disdikbud Parimo, kepada Metrosulawesi usai Sosialisasi Ujian Nasional, di SMP 2 Parigi, Sabtu pekan lalu.

Dia mengatakan, adapun jumlah keseluruhan siswa yang mengikuti ujian nasional tahun ini sebanyak 7.890 siswa. Kemudian sekolah yang ikut ujian nasional ini juga, akan dinilai melalui hasil ujian sekolah (US).

“Ujian sekolah itu dilaksanakan sebelum UNBK. Dan UNBK itu pelaksanaannya di jadwalkan secara nasional mulai tanggal 22 April 2019 hingga 25 April 2019 mendatang,” tuturnya.

Lanjut dia, untuk kesiapan sekolah dalam mengikuti UNBK ini, bahwa mulai Senin 18 Maret 2019 sampai 19 Maret 2019 akan melakukan final cek. Dan itu sudah dijadwalkan dari pusat.

“Sehingga, penentuan sekolah yang mengikuti ujian dan mendapatkan ID Card pada tanggal 18 Maret dan 19 Maret 2019 untuk tahapan simulasi,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk UNBK, harus mengikuti tahapan simulasi, sedangkan UNKP itu hanya didata secara umum saja, tetapi dalam pelaksanaanya punya aturan sama seperti sebelumnya yaitu, dalam ruangan hanya bisa 20 orang peserta.

“Jadi dibatasi jumlah pesertanya sama seperti dulu tidak ada perubahan. Kemudian yang bisa ikut ujian itu hanya sekolah yang terakreditasi. Dan jumlah pesertanya cukup 20 orang. Kalau jumlah pesertanya dibawa 20 orang, itu tidak bisa ikut. Tetapi bisa menumpang di sekolah yang terakreditasi serta sesuai juknis yang ada,” jelas Jalaludin.

Reporter: Zoel Fahry
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas