Home Palu Pendekar Inspiratif, Pelajar akan Diajar Buat Film Pendek

Pendekar Inspiratif, Pelajar akan Diajar Buat Film Pendek

190
FOTO BERSAMA - Direktur Sejarah, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI Dra Triana Wulandari M Si, bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Ansyar Sutiadi, serta sejumlah siswa saat foto bersama, di halaman SMP Negeri 3 Palu, Rabu, 13 Maret 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Ratusan pelajar dan guru bakal hadir pada acara Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Media Inspiratif (Pendekar Inspiratif) yang diselenggarakan oleh Direktorat Sejarah, Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud RI) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, 25-26 Maret 2019.

Sebelum kegiatan tersebut, Direktur Sejarah, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Dra Triana Wulandari M Si, mengunjungi Kota Palu dalam rangka mensosialisasikan kegiatan Pendekar Inspiratif tersebut. Acara sosilasisasi itu dihadiri oleh sejumlah kepala sekolah SMP negeri dan swasta se- Kota Palu di ruang guru SMP Negeri 3 Palu, Rabu, 13 Maret 2019.

“Kami dari Direktorat Sejarah mempunyai visi meningkatkan kesadaran sejarah untuk seluruh masyarakat, termasuk anak-anak muda atau pelajar agar sadar bahwa sejarah itu penting. Dan yang paling penting bahwa sejarah lokal bagi wilayah tertentu juga harus dipahami anak-anak, sebab itu akan menjadi identitas,” jelas Triana.

Triana mengungkapkan, Pendekar Inspiratif adalah sebuah kegiatan pemutaran film-film bernafaskan sejarah dan budaya.

“Film yang diputar nanti akan ditonton oleh guru dan siswa, dan film yang diputar itu merupakan film pilihan. Sebab film yang diputar itu bisa menginspirasi, memberikan motivasi dan spirit bagi guru dan siswa dalam berkehidupan,” ujarnya.

Kata dia, dalam film itu banyak nilai-nilai mulia, ada suatu pedoman dalam menuju kehidupan yang lebih baik.

“Rencananya Pendekar Inspiratif akan digelar di Palu pada 25-26 Maret 2019, dengan memutar film Pendekar Inspiratif. Film yang diputar akan disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Palu,” ungkapnya.

Triana mengatakan wilayah Palu adalah wilayah terdampak bencana, film yang akan di putar ini tentunya dapat menjadi spirit (semangat) serta bisa menjadi trauma healing bagi seluruh pelajar untuk bangkit lagi menjadi lebih baik.

“Yang paling penting di acara Pendekar Inspiratif ini adalah kita menghadirkan ahli film maker untuk mengajari para siswa dalam membuat film pendek melalui ponsel. Nanti pelajar disilahkan mengambil judul sejarah lokalnya untuk dijadikan film pendek dengan durasi waktu tiga menit,” katanya.

Kemudian kata dia, film para siswa tersebut akan diputar dan dinilai oleh ahli film maker itu. “Untuk didiskusikan apa saja yang perlu perbaiki. Sejarah di Palu bukan hanya sejarah nasional dan lokal, tetapi mungkin bisa sejarah di lingkungannya yang tetap, misalnya sejarah tentang tsunami yang terjadi, itu bisa dibuatkan film untuk memberikan spirit yang bagus,” ujarnya.

Selain itu, kata Triana, kegiatan ini juga memotivasi para siswa dan guru dalam mengemas pembelajaran yang menarik dengan menggunakan media ponsel Android.

“Maka untuk mengambil gambar dengan cara yang benar tentunya harus belajar dengan yang ahlinya. Olehnya itu kita hadirikan ahli pembuat film,” katanya.

Triana mengungkapkan pihaknya menargetkan 500-700 orang penonton Pendekar Inspiratif, yang terdiri dari pelajar dan guru.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here