Home Donggala

KPU Sulteng Bagi Zona Kampanye Rapat Umum

278
RAKOR - KPU Donggala menggelar rapat koordinasi kampanye rapat umum dan iklan kampanye di media, di Kantor KPU Donggala,Rabu, 13 Maret 2019. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah membagi dua zona kampanye rapat umum Pemilu 2019. Untuk pemilu calon anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yakni partai politik berdasarkan dukungan pada calon presiden/ wakil presiden. Sedangkan kampanye rapat umum untuk calon anggota DPD dapil Sulawesi Tengah dibagi empat zona.

Komisioner KPU Sulteng Sahran Raden mengatakan, pihaknya telah merancang dua zona untuk kampaye rapat umum partai politik. Zona A: Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi, Parigi Moutong, Tolitoli, dan Buol. Sedangkan zona B: Poso, Tojo Unauna, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut.

“Kami sinkronkan jadwal yang disusun KPU RI, KPU provinsi, dan KPU kabupaten kota agar jadwal tidak berbenturan antara yang satu dengan yang lain,”kata Sahran Raden saat menjadi pembicara pada rapat koordinasi kampanye rapat umum dan iklan kampanye di media, di Kantor KPU Donggala,Rabu, 13 Maret 2019.

Rakor ini dihadiri oleh ketua dan anggota KPU Donggala, Kapolres Donggala, Kaban Kesbangpol, Bawaslu Donggala, dan pimpinan partai politik di Donggala.

Sahran Raden menjelaskan, kampanye rapat umum akan dilaksanakan selama 21 hari sampai dengan akhir masa kampanye atau 24 Maret sampai 13 April.

“Kampanye rapat umum disusun berdasarkan prinsip adil dan proporsional dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Pelaksanaan kampanye rapat umum pada Isra’ Mi’raj tanggal 3 April 2019 dapat ditiadakan,” jelasnya.

Dikatakan, jadwal kampanye rapat umum Pemilu Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ Kota mengikuti jadwal kampanye rapat umum Pemilu Anggota DPR.

Adapun rapat umum dimulai pukul 09.00 dan berakhir paling lambat pukul 18.00 waktu setempat dengan menghormati hari dan waktu ibadah di daerah setempat.

“Tempat kegiatan kampanye rapat umum ditetapkan oleh KPU, KPU provinsi dan KPU kabupaten kota,” katanya.

Sistem zona juga akan diterapkan pada kampanye repat umum calon anggota DPD. Zona A terdiri atas Kota Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong. Sedangkan Zona B: Tolitoli, dan Buol; Zona C: Poso, Tojo Unauna, Morowali, dan Morowali Utara; Zona D: Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.

“Calon perseorangan Anggota DPD dapat melakukan kampanye rapat umum di seluruh kabupaten di wilayah provinsinya,” kata Sahran Raden.

Larangan dan Kewajiban

KAMPANYE rapat umum akan dilaksanakan di lapangan, stadion, alun-alun atau tempat terbuka lainnya dengan memperhatikan daya tampung.

Kampanye bisa dimulai pukul 09.00 dan berakhir paling lambat pukul 18.00 waktu setempat.

“Dengan catatan menghormati hari dan waktu ibadah di daerah setempat,” kata Sahran Raden.

Dia menguraikan, petugas kampanye rapat umum dilarang membawa atau menggunakan tanda gambar, simbol, panji, pataka, dan/ atau bendera yang bukan tanda gambar atau atribut peserta pemilu yang bersangkutan.

“Bagi peserta yang konvoi dilarang melakukan pawai kendaraan bermotor tanpa pemberitahuan kepada Kepolisian dan tentu saja dilarang melanggar lalu lintas,” tegas Sahran Raden.

Petugas kamanye rapat umum juga wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis hari, tanggal, jam, tempat kegiatan, pelaksana dan atau tim kampanye, prakiraan jumlah peserta, penanggung jawab kepada kepolisian setempat.Pemberitahuan itu ditembuskan pula kepada KPU dan Bawaslu sesuai tingkatannya.

“Petugas kampanye rapat umum bertanggung jawab atas kelancaran, keamanan, dan ketertiban peserta kampanye pada saat keberangkatan dan atau kepulangan dari tempat kampanye. Diperbolehkan memasang APK di lokasi kampanye dan dapat menunjuk satu orang atau lebih sebagai korlap (koordinator lapangan) ,” urai Sahran Raden.

Reporter: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas