Home Donggala

Baru Delapan Huntara di Donggala Siap Huni

223
HUNTARA DONGGALA - Hunian antara (Huntara) yang dibangun baru delapan unit yang siap huni. (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)

  • Terkendala Bahan Bangunan

Donggala, Metrosulawesi.id – Dari 130 unit hunian sementara (Huntara) yang tersebear di beberapa kecamatan atau titik bencana di Kabupaten Donggala, baru delapan unit yang siap digunakan oleh korban bencana gempa/tsunami.

“Dari total 130 huntara yang ada di Kabupten Donggala, hanya huntara di Desa Lero Kecamatan Sindue, sebanyak delapan unit saja yang siap digunakan dan ditempati oleh pengungsi. Sisanya sebanyak 122 unit lagi belum bisa ditempati,” kata Kepala BPBD, Akris di kantornya, Rabu 13 Maret.

Dia menjelaskan keterlambatan proses penyelesaian bangunan huntara disebabkan beberapa hal. Pertama sarana pendukung huntara, semisal air bersih dan listrik belum bisa terpenuhi. Akkris kembali mencontohkan Huntara yang ada di kelurahan Kabonga Besar, sebanyak enam unit bangunannya sudah siap meteran listrik sudah terpasang tapi airnya belum bisa masuk.

“Tetapi jika dikaitkan dengan beberpa bangunan huntara yang belum terselesaikan itu dikembalikan kepada masing-masing pelaksana yang mengetahui kondisi di lapangan,” katanya.

Terpisah salah satu pekerja Huntara yang dimintai keterangan perihal belum selesai bangunan yang dikerjakannya mengatakan, yang menyebabkan terlambatnya proses pekerjaan adalah keterlambatan bahan yang didrop ke lokasi.

“Di gunung Bale ini ada beda-beda kontraktor pelaksananya pak. Kalau yang sementara saya kerjakan ini, bahannya lambat datang, terutama rangka baja karena tidak ada dijual di Palu. Paling dekat bahannya dari Makassar. Alhamdulillah kalau gaji kami pekerja lancar,” tuturnya sambil meminta namanya tidak diberitakan.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas