Home Ekonomi

2019, Hino Targetkan Penjualan 500 Unit

249
SPV Hino Patraco Motor Abadi, Brian Robert bersama karyawan. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – PT Hino Patraco Motor Abadi Palu (PMA) menargetkan angka penjualan sepanjang tahun 2019 mencapai 500 unit.

“Hino berani memasang target penjualan yang cukup tinggi karena perekonomian dinilai semakin membaik. Tahun lalu, Hino berhasil meraih angka penjualan tertinggi yang mencapai 400 unit,” ujar SPV Hino Patraco Motor Abadi Brian Robert, Rabu (13/3/2019).

Brian mengatakan, target penjualan sebesar 500 unit terdiri dari Light Duty Truck sebesar 250 unit dan Medium Duty Truck sebesar 250 unit. Pasca bencana, menurutnya penjualan PT Hino Patraco Motor Abadi Palu diangka 30 hingga 40 unit per bulan.

“Walaupun situasi pasca bencana penjualan tetap stabil terhitung mulai Januari hingga Maret. Kami optimistis pada tahun 2019, penjualan kendaraan komersial tumbuh lebih baik termasuk penjualan Hino,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, kontributor terbesar penjualan Hino masih berasal dari proyek infrastruktur, pertambangan dan logistik. Sementara itu, kata Brian, Hino masih menguasai market share di Sulawesi Tengah sampai saat ini.

“Untuk kelas komersil kita masih mendapat tempat dihati masyarakat dengan presentase mencapai 62 persen. Sedangkan, untuk kelas New Generation Ranger mainnya khusus di kawasan pertambangan dan sebulan bisa terjual sampai 50 unit,” terangnya.

Selain itu, untuk mencapai target penjualan, kata Brian, Hino terus melakukan pengembangan yaitu Hino New Generation Ranger dan Hino New Dutro ditambahkan fitur terbaru yaitu Rear Camera yang menambah keselamatan pengemudi ketika mundur atau parkir area.

Sedangkan, untuk meningkatkan standar keamanan, setiap produk Hino dilengkapi dengan Side Guard atau pelindung bagian samping. Terdapat juga fitur terbaru untuk produk Hino yaitu penggunaan sistem pengereman Anti-Lock Brake System (ABS) khusus untuk angkutan bahan bakar minyak, gas, bahan kimia dan bahan berbahaya lainnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas