Home Parigi Moutong

Ribuan Peserta Perebutkan 261 Kursi CPNS Parimo

287
Ahmad Saiful. (Foto: Metrosulawesi/ Zulfikar)

  • BKPSDM Jamin Tak Ada Intervensi

Parimo, Metrosulawesi.id – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM), Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Ahmad Saiful menjelaskan, bahwa untuk pelaksanaan Ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Khususnya di lima daerah yang terdampak bencana, yakni Pemda Provinsi Sulteng, Sigi, Donggala, Kota Palu dan Kabupaten Parimo.

Pelaksanaan ujiannya diawali oleh kota palu yang waktu pelaksanaanya pada 21 Maret 2019 mendatang.

”Sehingga kita Kabupaten Parimo waktu ujiannya dimulai tanggal 28 Maret 2019 sampai 30 Maret 2019, jadi untuk jelasnya tempat untuk peserta ujian CPNS Kabupaten Parimo itu akan dibagi tiga sesi, karena dalam sehari ujian tersebut dibagi tiga sesi. Insya Allah hari ini atau paling lambat besok Rabu 13 Maret 2019 kami sudah akan mengumumkan nama peserta ujian CPNS Parimo yang akan mengikuti ujian selama tiga hari itu,” ungkap Ahmad Saiful, Kepala BKPSDM Parimo kepada Metrosulawesi di ruang kerjanya, Selasa 12 Maret 2019.

Lanjut Saiful, bahwa sebanyak 2.840 peserta CPNS Kabupaten Parimo yang lulus berkas, akan tetapi kuota yang di butuhkan kabupaten parimo sebanyak 261 orang saja, jadi hanya sekitar kurang lebih 9 persen yang di terima dari yang 2 ribu lebih itu.

“Kita di Kabupaten Parimo ini membuka semua formasi, hanya saja ada kuota kita yang tidak ada peminat atau pelamar yaitu tenaga dokter, sehingga pada waktu itu kami meminta kebijakan untuk merubah formasi itu, tetapi tidak bisa, di sebabkan 20 pelamar dokter itu tidak ada, jadi kami mengalihkan ke tenaga teknis lain, akan tetapi tidak bisa juga,” ungkap Saiful.

Dia juga mengatakan, bahwa pihaknya akan mengambil kebijakan dalam hal melegalisir kartu ujian peserta CPNS Parimo, pihaknya tidak menyuruh peserta untuk datang melegalisir kartu ujiannya ke BKPSDM Parimo lagi, karena faktor jarak yang cukup jauh.

“Sehingga kami akan melegalisir kartu ujian mereka pada saat ujian nanti pada tanggal 28 Maret 2019 hingga 30 Maret 2019 itu, karena kami sudah menyiapkan staf kami di sana untuk melegalisir kartu peserta ujian CPNS itu. Karena yang mendaftar ini banyak yang jauh bahkan ada yang dari jawa mendaftar CPNS di parimo, untuk itulah kami memberikan kebijakan seperti itu,” tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa dalam pelaksanaan penerimaan CPNS di Parimo ini, tidak ada Intervensi dari pihak manapun atau lobi melobi, tidak ada sama sekali.

“Sehingga kami dalam menerima CPNS di parimo ini harus Murni tanpa ada Intervensi dari pihak manapun, seperti yang kita ketahui bersama anak Presiden RI ikut Ujian CPNS tidak lulus, itu karena tidak ada intervensi dari pihak manapun, untuk itu tidak ada intervensi dalam penerimaan CPNS, khususnya di Parimo,” tandasnya.

Reporter: Zoel Fahry
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas