Home Palu

KPU Masuki Bilik Huntara, Cegah Salah Coblos

234
SOSIALISASI - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah, Tanwir Lamaming memberikan penjelasan tentang cara mencoblos surat suara Pemilu 2019, di lokasi hunian sementara (huntara) di Kelurahan Petobo, Minggu 10 Maret 2019, sore. (Foto: Syamsu Rizal/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah, Tanwir Lamaming memimpin rombongan Relawan Demokrasi, mendatangi warga di lokasi hunian sementara (huntara) korban gempa dan likuefaksi di Kelurahan Petobo, Minggu 10 Maret 2019, sore.

Belasan Relawan Demokrasi langsung masuk ke bilik-bilik hunian mengingatkan agar warga huntara agar berbondong-bondong datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk mencoblos pada Pemilu 17 April 2019. Relawan juga mendemonstrasikan cara mencoblos surat suara yang benar agar suara sah.

“Ini hanya salah satu metode. Pertemuan tatap muka dengan mengumpulkan mereka di satu tempat sudah sering kita lakukan. Sekarang kami lakukan door to door di lokasi pengungsian,” kata Tanwir Lamaming.

Dia menjelaskan, upaya ini dilakukan untuk mengingatkan warga akan pentingnya menyalurkan hak suara pada Pemilu 2019. Sekaligus, kata dia memastikan warga punya akses untuk menyalurkan hak suaranya pada 17 April 2019. Selain itu, juga disosialisasikan tentang jumlah kertas suara, dan teknis pencoblosan di TPS nanti.

Pantauan Metrosulawesi, Tanwir Lamaming yang didampingi didampingi Ketua KPU Palu Agus Salim Wahid menjelaskan kepada warga tentang perbedaan warna pada lima kertas suara yakni kertas suara pilpres, DPR RI, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten kota.

“Coblos sesuai pilihan. Gunakan alat yang disediakan di TPS. Ini hanya contoh,” kata Tanwir Lamaming sembari mempraktikkan cara mencoblos.

Sementara beberapa warga yang didatangi malah mengaku bukan berasal dari Petobo, Kecamatan Palu Selatan, tapi kecamatan lain yang berbeda daerah pemilihan atau bukan Palu Selatan. Bahkan, ada yang berasal dari Kabupaten Sigi. Karena itu, Tanwir Lamaming menyarankan jika ingin mencoblos untuk lima surat suara nanti, agar memilih di TPS dimana mereka terdaftar.

Febi, salah satu warga di pengungsian mengaku sangat senang didatangi oleh ketua KPU Sulteng dan menjelaskan tentang surat suara yang akan dicoblos pada Pemilu 2019.

“Sangat baik. Nanti akan diliat ke depannya. Inya Allah kami akan datang ke TPS 17 April,” kata Febi yang antusias dan menyimak penjelasan dari Relawan Demokrasi.

Reporter: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas