Home Palu

Data Rumah Rusak Diserahkan Bertahap

219
Presly Tampubolon. (Foto: Dok Metrosulawesi)

  • Yang Belum Terdata Segera Verifikasi di Kelurahan

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Palu terus melakukan validasi terhadap rumah rusak akibat bencana, gempa likuefaksi dan tsunami. Hingga saat ini dari 42 ribu lebih rumah yang rusak, baru sebanyak 18 ribu rumah yang sudah diassessment.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, Presly Tampubolon mengungkapkan, penyerahan data rumah rusak yang sudah tervalidasi ke provinsi dilakukan secara bertahap.

“Penyerahan data tersebut, dilakukan secara bertahap dari tingkat Kota ke tingkat Provinsi, sebab Provinsi tidak bisa menvalidasi sekaligus 42 ribu lebih rumah warga, tetapi semuanya itu pasti akan divalidasi namun dilakukan secara bertahap,” kata Presly, Ahad, 10 Maret 2019.

Hingga saat ini data rumah rusak di Kota Palu yang sudah tervalidasi dan sudah diserahkan ke provinsi sebanyak 2.023 rumah.

Presly mengatakan, data itu akan terus berjalan, sehingga ketika di tingkat provinsi data itu telah valid, maka BPBD akan melakukan uji publik dalam hal melengkapi bukti-bukti kepemulikan rumah warga, kerusakan, KTP dan lain sebagainya. Termasuk proses persiapan pembiayaan dari pusat.

“Tetapi saya berharap kepada BPBD Provinsi validasinya harus begulir, agar prosesnya lebih cepat, lebih baik. Jangan sampai kita sudah validasi semua dan kelengkapan sudah selesai, kemudian proses pembiayaan justru yang dari pusat tidak jalan-jalan,” ujarnya.

Presly mengimbau, kepada masyarakat agar bersama-sama membangun data tersebut. Olehnya bagi masyarakat yang belum terdata, segera melakukan verifikasi di kelurahan, sebab saat ini validasi dari pihak PU sedang berjalan.

“Kami juga berharap manakala validasi dari pihak PU tentang tingkat kerusakan dan klasifikasi masuk kelurahan, agar saling mengkonfirmasi atau kordinasi dengan kelurahan. Sehingga tidak terjadi kesalahan, contohnya tim validasi sudah datang, namun yang punya rumah tidak ada, tentunya repot juga,” katanya.

Olehnya itu Presly berharap, pihak PU jika melakukan validasi di kelurahan, agar dapat berkordinasi dulu dengan pihak kelurahan, sehingga semua rumah bisa tervalidasi dengan baik.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas