Home Hukum & Kriminal Milik Ali Kalora, Senjata M-16 hingga GPS

Milik Ali Kalora, Senjata M-16 hingga GPS

316
HARTA PARA DPO - Sejumlah barang bukti milik DPO Ali Kalora Cs yang diamankan Satgas Tinombala pada kontak senjata Ahad lalu. (Foto: Ryan Darmawan/ Metrosulawesi)

Poso, Metrosulawesi.id – Satuan tugas (satgas) Tinombala Satu 2019 menggelar sejumlah barang bukti (babuk) milik kelompok Ali Kalora Cs, Selasa 5 Maret lalu. Barang bukti itu adalah hasil temuan saat kontak senjata perkebunan Padopo, dusun Maros, desa Kilo, kecamatan Poso Pesisir Utara, Ahad pekan lalu.

“Hari ini secara resmi kita menggelar barang bukti milik para DPO, dari semua babuk yang digelar, paling menonjol adalah senjata api laras panjang jenis M-16 bersama amunisi dan bom rakitan jenis lontong casing pipa paralon,” kata Kepala Operasi Tinombala Satu 2019 Poso, Komisaris Besar Polisi Susnadi kepada wartawan.

Selain senjata M-16, puluhan item barang bukti yang digelar di aula Mapolres Poso terdiri atas puluhan amunisi dari berbagai kaliber serta satu buah bom rakitan jenis lontong. Barang bukti lainnya berupa pakaian, alat memasak, penerangan, GPS serta belasan pasang sepatu. Barang-barang itu, ditemukan oleh Satgas di sekitar lokasi setelah kontak terjadi.

Susnadi mengatakan, selesai digelar di Mapolres Poso, seluruh barang bukti akan dibawa ke Mapolda Sulteng untuk penyelidikan lebih lanjut. Diakuinya, temuan barang bukti tersebut akan dikembangkan dan akan menjadi petunjuk awal untuk penyelidikan terhadap salah satu DPO yang berhasil tertangkap saat kontak tembak terjadi bernama Aditya alias Idat warga Ambon.

Satgas Operasi Tinombala Satu 2019 Poso memastikan pasca terjadinya kontak tembak, TNI-Polri yang tergabung terus melakukan pengejaran terhadap kelompok DPO teroris pimpinan Ali Kalora Cs. Polisi berharap dengan tewasnya Romzi alias Basir serta tertangkapnya Aditya bisa menjadi motivasi kepada DPO lainnya untuk segera menyerahkan diri kepada aparat baik TNI atau Polri.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Wahyu Lukman mengatakan, hingga kini Poso tetap aman dan terkendali. Pihaknya terus melakukan pengejaran dengan masukan yang ada.

Reporter: Ryan Darmawan
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here