Home Ekonomi

NTP Sulteng Turun Lagi

227
G. A. Nasser. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Nilai Tukar Petani di Sulawesi Tengah per Februari 2019 kembali mengalami penurunan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), NTP Sulteng sebaesar 93,72 persen turun 1,4 7 persen dibanding Januari 2019 sebesar 95,12 persen. Sedangkan pada Desember 2018, NTP Sulteng berada pada angka 95,72.

NTP sendiri, merupakan indikator kesejahteraan petani dengan melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan, merupakan persentase yang diperoleh dari perbandingan antara indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).

NTP menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian terhadap barang dan jasa baik yang dikonsumsi oleh rumahtangga maupun untuk keperluan produksi pertanian. Sehingga, semakin tinggi NTP secara relatif semakin kuat tingkat kemampuan atau daya beli petani.

Demikian dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Statistik Produksi BPS Sulteng, G. A. Nasser pada video conferences data strategis BPS di Kanotr BPS Sulteng Jalan Muhammad Yamin Kota Palu, pekan lalu.

“Indeks harga yang diterima petani sebesar 1,38 persen sedangkan indeks harga yang dibayar mengalami kenaikan sebesar 0,09 persen,” tuturnya.

Dia menambahkan, NTP tertinggi, hanya terjadi pada subsektor perikanan sebesar 106,70 persen, sedangkan NTP terendah terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 81,66 persen.

“NTP sub sektor, tanaman pangan kita menurun dengan perubahan -0,30 persen dari 93,50 persen menjadi 93,22 persen. Hortikultura pun demikian, menurun -2,39 persen dari 107,13 persen, menjadi 104,56 persen. Terendah adalah subsektor peternakan, dan andil positif hanya ada pada perikanan,” ujarnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas