Home Ekonomi Industri Kakao Dibangun di KEK Palu

Industri Kakao Dibangun di KEK Palu

65
BAHAS INDUSTRI KAKAO - Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Mohamad Hidayat membahas rencana pembangunan industri kakao bersama perwakilan PT Lintas Data Prima Dodi Putro di Palu, Senin, 4 Maret 2019. (Foto: Humas Pemprov)

Palu, Metrosulawesi.id – Industri kakao akan dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu. Hal ini terungkap melalui pertemuan Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Mohamad Hidayat bersama perwakilan PT Lintas Data Prima Dodi Putro di Palu, Senin, 4 Maret 2019.

Hidayat mengatakan untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, sudah seharusnya Sulteng memiliki industri kakao berskala besar. Dengan harapan hasil kakao petani terjamin akan ditampung.

“Sehingga petani kakao dapat lebih bergairah lagi dan dapat terpenuhi kebutuhan industri kakao,” ucapnya.

Dia menyampaikan terkait lokasi pembangunan industri kakao sudah siap di lokasi KEK Palu, demikian juga terkait ketersediaan listrik Sulawesi Tengah sudah mencukupi dengan sistem jaringan terkoneksi pulau Sulawesi.

Sementara itu, Dodi menilai potensi untuk mendirikan pabrik kakao di Palu sangat strategis sesuai hasil kajian bahwa hasil perkebunan kakao masyarakat Sulawesi Tengah selama ini di ekspor melalui Makassar.

Dampaknya hasil kakao Sulawesi Tengah tidak di kenal yang akhirnya industri dunia kurang memberikan perhatian dalam pemberian CSR kepada masyarakat Sulawesi Tengah. Dodi mengatakan pembangunan industri kakao di Palu perlu dukungan pemerintah agar kebutuhan industri dapat terpenuhi.

“Kalau dilihat industri kakao di Tangerang membutuhkan 400 ton per hari, tapi melihat potensi kakao Sulawesi Tengah sangat potensial untuk pembangunan industri kakao di Palu. Tapi tetap perlu dukungan OPD teknis dan Perusda sehingga industri kakao sesuai harapan bisa segera terwujud,” ucap Dodi selaku perwakilan PT Lintas Data Prima.

Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Sulteng Bungan Elim Somba pihaknya melalaui Dinas Perkebunan sudah melakukan pembinaan dan dukungan terhadap petani kakao di daerahnya.

“Tetapi menuju industri kakao di Sulawesi Tengah perlu dilakukan langkah-langkah kongkrit,” ucap Elim.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here