Home Ekonomi

2019, KKP Pratama Palu Targetkan Rp1,3 T

266
Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi 1 KPP Pratama Palu, Ari Tri Leksono. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Palu dalam penerimaan pajak tahun 2019 yang menargetkan Rp1,3 triliun rupiah. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi 1 KPP Pratama Palu, Ari Tri Leksono, saat ditemui Metrosulawesi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, ini tidak jauh berbeda dengan penerimaan pajak ditahun sebelumnya sebesar Rp1,4 triliun rupiah. Pengurangan Rp100 miliar rupiah di karenakan akibat bencana yang melanda Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah.

“Ini upaya kami agar masyarakat sadar akan membayar pajak. Dan kami terus menggenjot penerimaan pajak dengan cara mendorong kesadaran dan memberikan apresiasi kepada para wajib pajak di wilayah ini,” katanya.

Dia menjelaskan salah satu pilar kehidupan bernegara adalah partisipasi warga negara dalam menunjang pembiayaan bernegara melalui pembayaran pajak. Sekitar 70% APBN berasal dari penerimaan pajak, maka diperlukan kesadaran dari para wajib pajak.

“Sedangkan, edukasi kami lakukan terus menerus secara langsung dalam hal ini kita awali dari para pelajar dan mahasiswa dengan materi kesadaran membayar pajak. Di samping itu, kami juga berikan himbauan kepada masyarakat. Secara tidak langsung kami juga lakukan dengan hanya mengakses chanel pajak.co.id,” jelasnya.

Lanjut, dia beberapa manfaat pajak di antaranya adalah untuk operasional kelangsungan negara secara umum, pembangunan infrastruktur, biaya pendidikan, kesehatan, pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat dalam bentuk dana transfer ke daerah di seluruh Indonesia.

“Target penerimaan pajak terus meningkat sebagai konsekuensi meningkatnya perekonomian. Target tersebut bisa tercapai dengan kepatuhan dan kesadaran wajib pajak yang meningkat,” katanya.

Meski belum 100%, pihaknya terus mendorong tingkat kepatuhan pajak yang saat ini berkisar 75% dari wajib pajak yang terdaftar. Salah satunya dengan giat melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat. Sementara, jumlah laporan SPT per 1 maret 2019 melalui online sudah mencapai 28 %.

“Banyak sarana yang kami tawarkan kepada masyarakat salah satunya melalui online agar mereka sadar akan membayar pajak. Apalagi, di bulan maret ini pelaporan SPT tahunan buka beberapa titik untuk wajib pajak. Karena batas waktu pelaporan 31 Maret 2019,” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas