Home Palu Penerimaan Maba, Unisa Palu Siapkan 1.500 Kuota

Penerimaan Maba, Unisa Palu Siapkan 1.500 Kuota

188
Dr Hamdan Rampadio. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu tahun ini menyiapkan kuota penerimaan mahasiswa sebanyak 1.500 orang. Penerimaan Mahasiswa Baru (Maba) tersebut dilakukan dalam tiga gelombang, yang dimulai Juni 2019 mendatang.

“Unisa tidak pernah membatasi jumlah penerimaan mahasiswa baru, tetapi berdasarkan rasio tenaga pengajar yang kami miliki, maksimalnya itu Unisa bisa menampung 1.500 mahasiswa baru,” kata Rektor Unisa, Dr Hamdan Rampadio, SH, MH belum lama ini.

Kata Hamdan, untuk penerimaan kali ini dilaksanakan dalam tiga gelombang. Gelombang pertama dibuka pada Juni, gelombang kedua pada Agustus, gelombang ketiga pada September mendatang.

“Beberapa tahun terakhir ini, Unisa Palu selalu menerima mahasiswa sebanyak 800 orang. Jumlah ini sangat ideal dengan rasio dosen yang ada di Unisa. Untuk itu, pada 2019 ini, Unisa lebih siap lagi untuk menampung lebih banyak mahasiswa baru. Mengingat jumlah dosen dan sarana yang dimiliki Unisa sangat mendukung,” ujarnya.

Hamdan mengimbau masyarakat agar tidak khawatir untuk kuliah di Unisa, meskipun Perguruan Tinggi Swasta, banyak beasiswa yang bisa diterima para mahasiswa Unisa. Salah satunya beasiswa Bidikmisi yang merupakan beasiswa yang diberikan langsung oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

“Tidak hanya itu, selain beasiswa Bidikmisi yang diperuntukan bagi mahasiswa pra sejahtera, juga ada beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Namun beasiswa PPA berbeda dengan beasiswa bidikmisi, sebab beasiswa PPA hanya diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi, dalam hal ini dibuktikan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00, dibawah dari itu dinyatakan tidak berhak,” jelasnya.

Kata dia, jarang sekali lulusan Unisa yang menganggur, karena rata-rata lulusan Unisa bukan semata-mata berkecimpung di sektor industri, tetapi lebih banyak ke arah pengembangan sumber daya manusia.

“Tidak hanya itu, Yayasan Alkhairaat yang membawahi kampus ini juga memiliki sekolah sebanyak 1.600 yang tersebar di Pulau Sulawesi, Kalimantan, Ternate, dan beberapa kepulauan lainnya. Sehingga lulusan Unisa juga bisa langsung bekerja di sekolah maupun beberapa sektor jasa dibawah naungan pengurus Alkhairaat,” ujarnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here