Home Sigi

Tentara Rehab Jembatan Penghubung Desa

242
SUDAH TAK LAYAK - Panggdam XII/Merdeka, Mayjen TNI Tiopan Aritonang SIp, meninjau jembatan yang akan direhab dalam program TMMD ke-104, di Kabupaten Sigi, Selasa 26 Februari 2019. (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

Sigi, Metrosulawesi.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Ke-104, yang digelar oleh Kodim 1306/Donggala, akan memperbaiki sejumlah fasilitas umum. Salah satunya jembatan penghubung antara Desa Sintuwu dan warga Desa Kapiore di Kabupaten Sigi.

Dandim 1306/Donggala, Lekol Kav I Made Maha Yudhiksa SSos MM, mengatakan bahwa, rehab jembatan tersebut masuk dalam program TMMD, yang sudah resmi dimulai kemarin.

“Kami sudah berkordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap rangka jembatan tersebut, yang mana terlihat ada beberapa baut penyangganya yang hilang, dan kami sudah meminta untuk digantikan,” jelasnya.

Rencana perbaikan jembatan itu mendapat sambutan baik dari warga Desa yang berada di wilayah Kecamatan Palolo, khususnya warga Desa Sintuwu dan warga Desa Kapiore, yang selama ini menggunakan jembatan yang sudah tidak layak lagi.

Jembatan yang sudah berumur puluhan tahun itu, memang tidak layak digunakan lagi. Selain jarang, balok kayu yang ada di atas jembatan itu sudah terlihat usang. Hanya beberapa sepeda motor yang berani melintas di atas jembatan tersebut.

“Kami warga Desa Kapiore, mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak-bapak TNI yang akan memperbaiki jembatan ini, karena jembatan ini merupakan akses satu-satunya penghubung kami dengan desa sebelah, kalau jalan trans kami memutar jauh, sementara bila melewati jalan ini, kami menghemat waktu dan bensin,” ucap Iswadin, yang saat itu melintasi jembatan sambil mendorong motornya.

Hal senada dengan yang diucapkan Rustam, warga desa Kapiore itu mengatkan bahwa, kami bersyukur sekali bila jembatan tersebut akan di perbaiki, karena jembatan tersebut dilalui setiap hari untuk mengantarkan hasil kebun.

“Iya jembatan ini sudah lama rusak, dan saya beryukur bila jembatan ini diperbaiki, karena setiap hari saya melewati jembatan ini bawa hasil kebun,” ungkapnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas