Home Nasional

Satgas Yonif 711/Rks Evakuasi Jenazah di Laut

504
Personil Satgas Yonif 711/Rks, Ops Pamrahwan Maluku, saat mengevakuasi jasad pria yang mengapung di laut. (Foto: Ist)

Ambon, Metrosulawesi.id – Penemuan mayat tanpa identitas, di Kelurahan Rijali , Kota Ambon,  ditemukan nelayan  mengapung. Penemuan mayat tersebut  dengan ciri -ciri kelamin laki-laki yang kurang lebih berusia 50-an  tahun. Dengan memakai baju kaos warna coklat, diduga kuat sebagai korban tenggelam.

Atas penemuan mayat, warga di dekat pasar Arumbai melaporkan ke Pos Mardika. Bersama warga, personil Satgas 711//Raksatama menggunakan kapal kecil  menuju lokasi dan mengevakuasi korban.

Dansatgas Ops Pamrahwan, Letkol Inf. Fanny Pantouw,  melalui siaran persnya, Jumat (01/03/2019) mengatakan bahwa, penemuan jenazah laki-laki tersebut berdasarkan laporan masyarakat, kepada satuan jajarannya yang berada di Pos Mardika.

“Dari laporan  masyarakat itu,  anggota langsung menuju ke lokasi. Hal ini perlu segera kita lakukan, agar (jenazah) tidak rusak. Ini penting dilakukan tindakan cepat  untuk kepentingan identifikasi,’’ jelas Fanny Pantouw.

Usai dievakuasi ke bibir pantai, Fanny Pantouw menuturkan Danpos Mardika, Letda Inf Amal, menyerahkan kepada petugas kepolisian setempat, untuk dilakukan proses lebih lanjut.

‘’Anggota di lapangan usai evakuasi ke pantai, jenazah langsung diserahkan kepolisian agar cepat dilakukan identifikasi,’’ tuturnya.

Fanny Pantaouw yang juga Danyon 711/Rks,  menegaskan bahwa satuannya yang bertugas di Wilayah Maluku, senantiasa siap sedia untuk membantu warga masyarakat dan berharap agar mayarakat tidak ragu untuk berkoordinasi atau komunikasi dengan anggotanya.

“Kami memiliki 711 Quick Respons yang siaga 24 jam untuk membantu warga masyarakat.  Kapan dan dimana saja,  selama bisa dilakukan. Bagi kami masyarakat adalah saudara dan tidak ada membeda-bedakan warga dalam memberikan bantuan,’’ tegas Fanny Pantouw. (*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas