Home Palu

Lagi, ‘Jumat Berbagi’ Salurkan Bantuan di Pengungsian

284
Pemberian bingkisan kepada anak-anak di pengungsian korban gempa dan tsunami di Jalan Ponegoro, Kelurahan Lere, Kota Palu. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Komunitas Survivor Indonesia (SI) Sulawesi Tengah, melalui program  ‘Jumat Berbagi” kembali menyalurkan bantuan kepada pengungsi yang ada di penampungan pengungsi di Kota Palu. Kali ini, giliran warga yang mendiami penampungan pengungsi di Kampung Lere, Kelurahan Lere, Palu Barat, Jumat (01/03/2019).

Dimulai pukul 10.30 Wita, anggota komunitas SI, memberikan  200 paket untuk anak di panampungan Kampung Lere, di Jalan Diponegoro. Bingkisan untuk anak-anak itu berisikan susu, air mineral, snack serta permen.

‘’Alhamdulillah, program Jumat Berbagi kali ini, kami menyalurkan bantuan berupa bingkisan untuk anak-anak di penampungan pengungsi korban gempa dan tsunami,’’ ujar koordinator ‘Jumat Berbagi’, Rusdianto.

Selain memberikan bingkisan kepada anak-anak, kata Rusdianto, sedikitnya 700 dus makanan juga kami salurkan di pengungsian.

‘’Khusus makanan, sama dengan pembagian Jumat Berbagi di masjid-masjid yang ada,’’ katanya.

Anggota Survivor Indonesia bersama anggota dalam program ‘Jumat Berbagi’. (Foto: Ist)

Adanya pemberian bingkisan, membuat anak-anak yang berada di pengungsian merasa gembira. Mereka antusias menerima bingkisan yang diberikan anggota SI yang ikut dalam penyaluran bantuan. Muhammad Imam (9 tahun), siswi kelas 4 Sekolah Dasar ini, tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya sesuai menerima bingkisan. Imam dan rekan-rekannya sesama pengungsi  berharap bantuan tetap dilakukan.

‘’Senang sekali dapat bantuan. Yaah, kalau bisa  kami diberikan buku dan alat tulis untuk bersekolah,’’ harap Imam yang diamini teman-teman seusainya sesama pengungsi.

Sementara itu, DR Suparman Samuddin, selaku koordinator SI Sulawesi Tengah, mengatakan, kegiatan sosial akan terus dilakukan oleh komunitasnya. Pemberian bantuan tidak saja berupa makanan, namun kegiatan-kegiatan sosial dan kemanusian menjadi prioritas di SI. (*)

Reporter: Fikri Alihana

Ayo tulis komentar cerdas