Home Sulteng

BPK Mulai Audit Keuangan Pemda Sulteng

324
Muhaimin. (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

  • Pemerintahan Terdampak Bencana Diperlakukan Khusus

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Tengah mulai melakukan audit awal terhadap laporan keuangan pemerintah provinsi, kabupaten dan kota se Sulteng tahun anggaran 2018.

Kepala Perwakilan BPK Sulteng Muhaimin mengungkapkan khusus untuk wilayah pemerintahan terdampak bencana, pihaknya memberi perlakuan khusus dalam melakukan pemeriksaan laporan keuangan. Pemerintahan yang mendapat perlakuan khusus yaitu Pemprov Sulteng, Pemkot Palu, Pemkab Sigi, Pemkab Dongga dan Pemkab Parigi Moutong.

“Kami beri perlakukan khusus karena mungkin banyak aset-aset daerah yang rusak atau hilang karena terdampak bencana. Kami akan data dan catat dahulu, baru kami beri perlakuan khusus,” ujar Muhaimin usai mengikuti serah terima jabatan sebagai Kepala Perwakilan BPK Sulteng dari pejabat lama Khabib Zainuri di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Senin, 25 Februari 2019.

Sebagai nahkoda baru BPK Perwakilan Sulawesi Tengah, Muhaimin berkomitmen medorong akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan Pemda Sulteng. Dia juga berkomitmen meningkatkan capian opini terhadap pemerintahan kabupaten/kota Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Kalau yang masih opini disclaimer minimal meningkat menjadi WDP, itu target utama saya,” ucap Muhaimin.

Mantan Kepala Perwakilan BPK Gorontalo itu mengatakan dari total 14 entitas laporan keuangan di Pemda Sulteng, tujuh sudah WTP, enam WDP dan satu disclaimer. Terhadap opini WTP, diharapkannya bisa dipertahankan.

Sementara itu Gubernur Sulteng H Longki menuturkan sudah melakukan koordinasi kepada pihak BPK terkait inventarisasi aset. Dia mengaku akibat terdampak bencana gempabumi, tsunami dan likuifaksi banyak aset daerah rusak dan hilang.

Longki sendiri mengaku masih optimis laporan keuangan Pemprov Sulteng tahun anggaran 2018 meraih opini WTP. Pihaknya saat ini terus bekerja keras menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam mendukung kelancaran pemeriksaan BPK Perwakilan Sulteng.

“Insya Allah bisa WTP lagi sepanjang tidak ada hal-hal yang menyimpang. Untuk meraih WTP-kan hanya ada beberapa hal pertama persoalan aset, kedua pertanggungjawaban dan ketiga menindaklanjuti temuan-temuan yang lalu. Alhamdulillah untuk itu semua kita sudah selesai,” tandas Longki.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas