Home Hukum & Kriminal

Tersangka Pembunuhan Terancam 15 Tahun Penjara

239
INTEROGASI - Kapolres Sigi AKBP Wawan Sumantri saat mengintrogasi Onis (22) pelaku pembunuhan di Makopolres Sigi di Dolo. (Foto: Humas)

Sigi, Metrosulawesi.id – Polres Sigi akhirnya berhasil menangkap Onis (22), tersangka kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia (MD), di Desa Rejeki, Kecamatan Palolo, Sigi.

Korban bernama Mega (11) diketahui masih duduk di bangku SDN Salu Pondo itu menghembuskan nafas terakhir di depan sekolah, akibat dibacok dua kali oleh pelaku yang sempat kabur. Namun akhirnya berhasil dilumpuhkan kepolisian.

Kapolres Sigi, AKBP Wawan Sumantri, saat menggelar konferensi pers di Makopolres Sigi di Dolo, mengatakan, tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan itu di Desa Rejeki, Kecamatan Palolo, Sigi, tepatnya Rabu 13 Februari lalu pukul 10.00, dimana terjadi pembunuhan terhadap seorang anak perempuan (Mega) yang berumur 11 tahun.

“Sedangkan pelakunya Onis (22) tidak lain sepupunya sendiri telah diamankan di Makopolres Sigi di Dolo,” ungkapnya kepada Wartawan, Sabtu, 23 Februari 2019.

Kapolres menambahkan, kronologis kejadian saat itu kakak korban Irfan (22) menjemput korban di SDN Salu Pondo, berjarak sekitar 1 Kilometer sekolah itu ke rumahnya.

Sesudah dijemput, kata dia, saat korban bersama kakaknya pulang sekolah bertemu dengan pelaku, dan terjadi ketersinggungan. Sehingga pelaku nekat membacok korban sebanyak dua kali dibagian leher dan punggung.

“Korban saat itu langsung meninggal dunia di TKP, dan pelaku sempat kabur ke hutan,” terangnya.

Menurutnya, pelaku saat ini akan dikenakan pasal 80 ayat 3 terkait UU perlindungan anak dengan ancaman selama 15 tahun penjara.

“Olehnya saya mengimbau agar masyarakat di Sigi terus mengawasi anaknya sendiri utamanya anak perempuan,” pungkasnya.

Reporter: Firmansyah Badjoki
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas