Home Politik Jein Palungkun Terancam TMS

Jein Palungkun Terancam TMS

398
Jein Meiske Palungkun. (Foto: Ist)
  • Caleg PDIP Tersangka Kasus Penggelapan

Palu, Metrosulawesi.id – Calon anggota legislatif Provinsi Sulawesi Tengah, Jein Meiske Palungkun, Dapil Kota Palu dari Partai Demoksrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terancam tidak bisa mengikuti kontestasi pemilihan anggota DPRD, bila sebelum hari pencoblosan sudah ada putusan inkra dari pengadilan.

Jein Mesike Palungkun menjadi tersangka dugaan penggelapan yang dilaporkan oleh Helen Saputra terkait bisnis kosmetik. Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu, segera melimpahkan kasus ini ke pengadilan, setelah kasus ini berjalan kurang lebih saatu tahun sejak dilaporkan.

Merujuk UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Caleg yang menjadi tersangka dan sudah mendapatkan kekuatan hukum tetap dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Dengan demikian caleg tersebut tidak bisa mengikuti pemilihan calon anggota DPRD.

“Tanwir Lamaming, saat dikonfirmasi belum lama ini mengatakan, kalau sudah ada putusan pengadilan dan inkra, bebarati caleg tersebut TMS,” kata ketua KPU Sulawesi Tengah, Tanwir Lamaming, belum lama ini.

Sebagaimana tahapan pemilihan umum, Pilpres, Pileg dan DPD dilaksanakan pada 17 April 2019, kurang lebih 50 hari lagi. Bila proses peradilan berjalan dengan lancar, kemungkinan Jein Palungkun gagal ikut pemilihan caleg.

Saat ini Jein Palungkun menjadi tahanan kota, dengan demikian Jein Palungkun tidak bisa keluar dari Kota Palu tanpa sepengetahuan Kejari Palu.

Jein Palungkun dilaporkan ke Polisi oleh Helen Saputra terkait dugaan penggelapan. Awalnya Jein Palungkun diberikan kepercayaan untuk menjual kosmetik di Kota Palu oleh Helen Saputra, bahkan diberikan fasilitas berupa kendaraan roda empat untuk melancarkan bisnis kosmetik tersebut.

Selang beberapa bulan kedepan, Helen Saputra meminta laporan penjualan kosmetik kepada Jein, bukannya memenuhi permintaan Helen, Jein terkesan menghindar, sehingga Helen melaporkannya ke kepolisian.

Reporter: Elwin Kandabu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here