Home Palu

Waspada Suhu 38 Derajat Celcius

306
PANTAU SUHU - Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Palu Affan saat memantau suhu udara, Jumat, 22 Februari 2019. (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – BMKG Stasiun Meteorologi Palu mengimbau masyarakat Sulawesi Tengah mewaspadai potensi suhu udara hingga mencapai 38 derajat celcius. Itu karena dalam beberapa pekan terakhir suhu di daerah ini sudah mencapai 36 derajat celcius.

“Memang secara umum cuaca di Indonesia saat ini sudah mulai peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau. Nah saat masa-masa peralihan begini biasanya ikuti menpengaruhi karakter cuaca mencakup suhu udara, curah hujan dan angin,” ujar Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Palu Affan, Jumat, 22 Februari 2019.

BMKG Stasiun Meteorologi Palu memantau peningkatan suhu udara terjadi pada siang hingga menjelang sore hari. Sementara pada malam hari, suhu udara normal mulai 27 derajat celcius sampai 30 derajat celcius.

“Jadi untuk beberapa hari kedepan ini selain suhu panas yang semakin menyengat, intensitas kelembaban juga rendah. Kenapa cukup rendah karena faktor topografi Kota Palu yang berbentuk teluk cekungan,” ucap Affan.

Olehnya BMKG Palu mengeluarkan imbauan bagi masyarakat yang beraktifitas di luar rumah harus mengantisipasi kemungkinan mengalami dehidrasi. Itu karena sudah udara dalam tingkat yang sangat menyengat.

Namun peningkatan suhu udara dikatakan Affan justru baik bagi lalu lintas penerbangan Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu. Dengan peningkatan suhu udara, jarak pandang penerbangan akan semakin jauh.

“Kalau cuaca cerah baik untuk penerbangan. Penerbangan akan semakin lancar karena cuaca bagus. Tapi kami perkirakan suhu panas menyengat hanya berlangsung dengan durasi satu sampai dua jam,” tuturnya.

Selain mewaspadai suhu udara panas, BMKG Stasiun Meteorologi Palu mewaspadai angin kencang. Bahkan ada kemungkinan angin kencang mengarah ke angin puting beliung hampir di semua wilayah Sulawesi Tengah.

“Tapi kalaupun ada angin puting beliung tidak akan lama, paling sampai 15 menit, hanya saja kedepan potensinya (angin puting beliung) terpantau semakin besar,” tandas Affan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas