Home Donggala

Rakit Kotak Suara, KPU Donggala Pinjam Gedung Pemerintah

184
Pegawai KPU mengatur tumpukan kotak suara digedung eks DPRD Donggala. (Foto: Ist)

Donggala, Metrosulawesi.id – KPU Kabupaten Donggala harus meminjam gedung pemerintah yakni Eks Kantor DPRD yang berada dijalan pelabuhan, Kelurahan Boya, Kecamatan Banawa untuk dijadikan tempat penyimpanan sekaligus melakukan perakitan kotak suara yang ditaksir jumlahnya mencapai ribuan kotak suara.

Kasubag Logostik KPUD Donggala, Aenudin, Rabu 20 Februari menjelasakan, perakitan kotak suara Dupleks sudah dimulakan sejak 10 Februari digudang KPU, di Kelurahan Gunung Bale. Tetapi proses perakitan tersebut sempat terhenti dikarenakan persoalan tempat yang kurang representatif, sehingga diusulkan meminjam eks Kantro DPRD Donggala.

“Gudang KPU Donggala yang berada dikelurahan Gunung bale tidak mampu menampung seluruh kotak suara yang dirakit, sehingga sempat terhenti. Kini KPU masih melakukan komunilasi dengan Pemda. Besar harapan diberikan izin memakai kantor eks di DPRD Donggala untuk dijadikan tempat perakitan kotak suara,” katanya.

“Selain persoalan penampungan kotak suara, masih banyak kebutuhan logistik pemilu yang belum terselesaikan, seperti ID Card pemilu untuk petugas KPPS hingga para saksi-saksi di TPS,” sebutnya.

Disinggung durasi waktu dalam proses penyortiran ID card petugas pemilu dan perakitan kotak suara, Aenudin menjawab proses penyoritan ID Card bisa memakan waktu empat sampai tujuh hari, karena dalam satu TPS saja ada KPU menyiapkan tujuh ID Card untuk KPPS, jika dijumlahkan dengan total seluruh TPS yang ada di Kabupaten Donggala 869 TPS, artinya harus menyortir 6.083 ID Card, jumlah itu belum termasuk ID Card para saksi hingga petugas ketertiban.

“Kalau perakitan kotak suara sementara berlangsung, kami menargetkan selesai sesuai tahapan yang sudah disusun,” tutupnya.

Amatan Metrosulawesi Kamis pagi, gedung eks DPRD Donggala telah digunakan oleh KPU untuk melakukan perakitan Kotak suara, dan dijaga ketat petugas keamanan.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas