Home Sigi

Gubernur Sebut Irwan-Paulina Saling Melengkapi

258
Refleksi 3 tahun kepemimpinan Bupati Moh Irwan dan Wakil Bupati Paulina di Pesanteran Madinatul Ilmi Kecamatan Dolo, Kamis 21 Februari 2019. (Foto: Idham/ Biro Humas Protokol Pemprov)

  • Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wabup Sigi

Sigi, Metrosulawesi.id – Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengatakan, refleksi tiga tahun kepemimpinan Bupati Moh Irwan dan Wakil Bupati Paulina diharapkan dapat dijadikan media membuka diri untuk ikhlas. Kedua pemimpin Sigi ini harus menerima apapun tanggapan dari masyarakat baik yang memuji maupun yang mengkritik sekalipun.

“Sebagai pengingat bahwa semua program, visi misi dan janji-janji kampanye lalu mesti ditunaikan dan dirampungkan sampai akhir masa jabatan saudara berdua,” kata Gubernur Sulteng dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Sulawesi Tengah Moh Faizal Mang saat menghadiri Refleksi 3 tahun kepemimpinan Bupati Moh Irwan dan Wakil Bupati Paulina di Pesanteran Madinatul Ilmi Kecamatan Dolo, Kamis 21 Februari 2019.

Gubernur menyampaikan sudah barang tentu bukan pekerjaan mudah untuk mencapai target-target kinerja pembangunan, sebagaimana telah dituangkan dalam pedoman rencana pembangunan jangka menengah daerah dalam kurun waktu 3 tahun berdua memimpin Sigi.

Apalagi sewaktu menuju usia 3 tahun kepemimpinan, kabupaten ini mendapatkan musibah bencana gempa bumi yang kemudian memicu likuifaksi pada 28 September 2018. Sehingga, kata dia praktis berpengaruh pula pada target-target kinerja pembangunan yang sudah ditetapkan.

“Namun demikian, dari sisi lain saya melihat sisi positif kepemimpinan Bupati Irwan dan Wakil Bupati Paulina yang mana selama ini saya tidak pernah mendengar ada isu-isu kurang sedap yang memberitakan ketidakharmonisan dalam penyelenggaraan pemerintahan,” katanya.

Menurutnya, Bupati dan Wakil Bupati Sigi saling memahami, saling mengisi dan saling melengkapi, dan saling seiya sekata sebagai pasangan mitra kerja pemerintahan baik di masa-masa suka maupun duka.

“Sehingga hal ini tanpa disadari telah mengalirkan aura positif kepada jajaran aparatur untuk semakin giat bekerja, mengabdi dan melayani, serta juga bagi masyarakat yang menjadikan para pemimpinnya sebagai pengayom, panutan dan suri tauladan,” katanya.

Diakhir sambutan Gubernur mengharapkan kegiatan refleksi 3 tahun dijadikan momentum pertanggungjawaban visual menyangkut inovasi-inovasi apa yang sudah jalan, disertai dengan kemajuan dan pencapaian seperti apa yang sudah berhasil diraih melalui pembangunan yang digencarkan sehingga dari sana masyarakat dapat mengukur sejauhmana kepala daerah dan wakil kepala daerah telah merealisasi janji-janji kampanye.

Kesempatan lain, Ketua Panitia Iskandar Nontji mengatakan refleksi ini bertujuan untuk memberikan evaluasi dan kontrol terhadap apa yang telah dilakukan oleh bupati sigi dan wakil bupati Sigi dalam menjalankan roda pemerintahan.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Sigi Moh.Irwan,S.Sos,M.Si, Wakil Bupati Sigi Paulina,SE,M.Si, Wali Kota Palu yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Palu Moh.Rifani Pakamundi, Sekretaris Daerah Kab.Sigi Muh.Basir Lainga, Ketua DPRD Kab.Sigi Moh.Rizal Intjenae, Forkopimda Sigi, Ketua Tim PKK Kab.Sigi, Ketua DWP Kab.Sigi, Kepala OPD Kab.Sigi, Ketua PMI Kab.Sigi Dr.Agus Lamakarate, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta tokoh Pemuda Kabupaten Sigi.

Paulina:Doakan Kami di Sisa Waktu

REFLEKSI – Bupati Sigi Irwan Lapatta memaparkan program kerja selama 3 tahun memimpin Kabupaten Sigi di kegiatan refleksi 3 tahun Irwan-Paulina. (Foto: Humas Pemkab Sigi)

Wakil Bupati Sigi Paulina mengatakan, perjalanan program selama masa jabatan bersama Mohamad Irwan belum maksimal.

“Jadi masih ada sisa waktu kami bersama Bupati Sigi Mohamad Irwan untuk menjalankan program-program kami. Kami juga berharap dukungan dan doa agar kami kita bisa bekerja bersama-sama untuk melanjutkan sisa masa bakti kami,” kata Paulina pada puncak acara refleksi 3 tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sigi, Mohamad Irwan-Paulina diselenggarakan di Gedung Madinatul Ilmi Dolo, Kamis, 21 Februari 2019 kemarin.

Sementara itu, Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta menggambarkan realisasi program pembangunan yang sudah dilakukan selama tiga tahun masa kepemimpinannya bersama Paulina.

Namun ia juga mengakui, bahwa apa yang sudah dilakukan selama tiga tahun ini belum maksimal, sehingga perlu koreksi, masukan dan saran agar dapat dijadikan acuan dan spirit dalam membangun Sigi yang lebih baik lagi kedepan.

Bupati mengatakan, keterbatasan APBD Sigi yang hanya sekira 1 triliun lebih tidak akan cukup membangun Sigi secara cepat. Olehnya, dengan membangun Sigi, maju mandiri harus dengan pola ekonomi kerakyatan.

“Sigi ini tidak punya laut, jadi ekonomi kerakyatan yang di dalamnya ada pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan dan UMKM didesain menjadi sebuah kekuatan untuk wujudkan Sigi maju dan mandiri,” ujar Bupati.

”Dan kami bersama Ibu Paulina tidak akan sanggup mewujudkan sendiri tanpa OPD, masyarakat dan TNI/Polri serta semua stakeholder yang ada,” tambahnya.

Reporter: Firmansyah Badjoki
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas