Home Palu

PPATK Telusuri Kekayaan Calon Rektor Untad

209
Prof Hasan Basri, PhD. (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Ketua Senat Universitas Tadulako Prof Hasan Basri Ph.D mengungkapkan tahapan Pilrek Untad Periode 2019-2023 kini telah masuk penelusuran harta kekayaan ketiga kandidat oleh Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keungan (PPATK).

“Mulai akhir Januari lalu PPATK sudah mulai melakukan penelusuran harta kekayaan masing-masing kandindat,” ungkap Prof Hasan di Palu, Senin, 18 Februari 2019.

Dia mengatakan estimasi penelusuran harta kekayaan masing-masing kandindat sekitar dua minggu hingga sebulan. Penelusuran tersebut merupakan bagian dari tahapan Pilrek yang tidak bisa dilewati.

Olehnya untuk kemudian masuk ketahapan memilih Rektor Periode 2019-2023, panitia harus menunggu hasil penelusuran PPATK. Dari hasil tersebut akan menjadi acuan panitia dalam melanjutkan proses pemilihan Rektor.

“Jadi kalau hasil penelusuran PPATK bisa cepat keluar, panitia jua bisa langsung melanjutkan ketahap pemilihan. Tapi kemungkinan hasilnya baru akan keluar akhir Februari atau awal Maret. Saat hasil penelusuran diberikan, panitia langsung melangsungkan pemilihan karena masa jabatan Rektor saat ini berakhir pada 5 Maret 2019,” tandas Prof Hasan.

Seperti diketahui, Senat Untad telah memilih dan menetapkan tiga kandidat calon Rektor Untad melalui proses penyaringan pada Jumat, 25 Januari 2019. Mereka adalah Prof Dr Mahfudz MP, Prof Dr Jayani Nurdin dan Dr Nur Ali M.Si.

Penyaringan saat itu diwarnai dengan pengunduran diri Prof Ir Zainuddin Basri Ph.D, kandidat bakal calon Rektor Untad nomor urut 4. Prof Zainuddin mengundurkan diri setelah mengikuti pemaparan visi-misi dan pemungutan suara.

Prof Zainuddin menyampaikan pengunduran dirinya usai penghitungan suara anggota Senat Untad dibacakan yang hasilnya menggulkan Prof Mahfudz 46 suara dan Prof Djayani 15 suara. Dari total 61 suara, Prof Zainuddin dan Dr Nur Ali sama-sama tidak mendapatkan dukungan suara (0 suara).

Saat panitia ingin melakukan pemungutan suara kembali untuk medapatkan tiga calon yang akan maju ketahap selanjutnya, Dekan Fakultas Pertanian Untad itu menyatakan mundur dengan alasan kesehatan. Keputusan Prof Zainuddin diterima panita, senat dan tiga kandidat lainnya.

Dengan pengunduran tersebut, secara otomatis Prof Mahfudz, Prof Djayani dan Dr Nur Ali ditetapkan sebagai calon Rektor yang melaju ketahap penelurusan rekam jejak sebelum pemilihan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas