Home Banggai

ASN Banggai Urunan Bayarkan SPP 1.200 Mahasiswa

251
SALURKAN BANTUAN - Bupati Banggai, Herwin Yatim, berada ditengah kerumunan mahasiswa usai memberikan bantuan berupa beasiswa pembayaran SPP selama dua semester bagi 1.200 mahasiswa asal Banggai yang kuliah di Kota Palu. (Foto: Ist)

  • Sumber Dana Juga dari APBD, Total Capai Rp2,4 Miliar

Palu, Metrosulawesi.id – Pasca bencana alam yang menerpa Kota Palu, Donggala, Sigi dan parigi Moutong 28 September 2018 menjadi perhatian serius bagi Bupati Banggai, Herwin Yatim, khususnya keberlangsungan pendidikan mahasiswa asal Kabupaten Banggai.

Bertempat di auditorium media center Universitas Tadulako (Untad), Sabtu 16 Februari 2019, Herwin Yatim didampingi Sekretaris Kabupaten Banggai, Abdullah Ali, menyerahkan bantuan beasiswa berupa pembayaran SPP selama dua semester bagi 1.200 mahasiswa asal Kabupaten Banggai yang terdampak bencana di Kota Palu.

Kurang lebih Rp2,4 miliar anggaran yang digunakan merupakan hasil urunan ASN di Banggai serta anggaran dari APBD Kabupaten Banggai 2019. Bantuan beasiswa SPP dua semester wujud kepedulian pemerintah agar mahasiswa asal Banggai tetap semangat menjalankan pendidikan, serta dapat menyelesaikan studi tepat waktu.

“Sebenarnya kami ingin cepat membayar pasca gempa, karena menyangkut keuangan dan pertanggungjawaban, makanya baru bisa kami lakukan pembayaran sekarang,” ujar Bupati dihadapan ribuan mahasiswa asal Banggai.

Akibat proses pembayaran yang agak lambat, Herwin mengaku sempat dibully dianggap tidak bisa merealisasikan. Meskipun demikian dia tidak mempersoalkannya. Komitmen sebagai pemerintah daerah untuk meningkatkan sumber daya manusia sebagaimana visi misi pemerintah Banggai, proses pembayaran dapat dilaksanakan.

Herwin menyadari, mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan di Banggai, maka dari itu memberikan pendidikan yang berkualitas adalah komitmen pemerintah, salah satunya membayarkan SPP dua semester.

“Sedangkan daerah lain yang terkena bencana kami bantu, apalagi mahasiswa asal kabupaten Banggai,” tegas Herwin, disambut riuh tepuk tangan ribuan mahasiswa.

Dalam melakukan pembayaran, mahasiswa cukup membawa slip pembayar SPP, KTP dan KK, maka pemerintah langsung membayarnya senilai tagihan yang tertera dalam slip SPP. Dimana pembayar SPP mulau Rp1,7 juta sampai Rp4 juta. Semuanya langsung dibayar lunas saat itu juga oleh pemerintah.

Kepedulian pemerintah Banggai mendapat apresiasi dari mahasiswa. Sebagaimana diutarakan Ketua Kerukunan Mahasiswa Kabupaten Banggai, Fadil, berterimakasih atas kepedulian pemerintah terhadap pendidikan warganya.

Begitupun disampaikan Dekan Fakultas Kehutanan Untad, Adam Malik, bahwa Kabupaten Banggai satu-satunya daerah yang membebaskan SPP dua semester bagi warganya yang mengenyam pendidikan di Untad. Adam Malik berharap, kerjasama semacam itu terus berlanjut, termasuk dalam pengembangan daerah Kabupaten Banggai.

Reporter: Elwin Kandabu
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas